Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Gencarkan Keselamatan Jalan, Satlantas Polres Gresik Edukasi Santri Melalui ‘Police Goes to Pesantren’

×

Gencarkan Keselamatan Jalan, Satlantas Polres Gresik Edukasi Santri Melalui ‘Police Goes to Pesantren’

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK || JDN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara ke lingkungan pendidikan keagamaan. Melalui program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa: Police Goes to Pondok Pesantren”, jajaran kepolisian menyambangi ratusan santri di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum, Kabupaten Gresik, Senin (9/3/2026).

​Langkah preventif ini diambil sebagai upaya nyata menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, mengingat kelompok usia produktif—termasuk pelajar dan santri—masih mendominasi angka kecelakaan di jalan raya.

Example 300x600

​Dalam sosialisasi yang berlangsung di aula utama pesantren, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, memberikan pemaparan komprehensif mengenai etika berkendara, kepatuhan terhadap rambu-rambu, hingga urgensi penggunaan perangkat keselamatan seperti helm berstandar SNI.

​Ipda Andreas menegaskan bahwa disiplin di jalan raya merupakan cerminan karakter generasi muda yang bertanggung jawab.

​“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Ipda Andreas di sela-sela kegiatan.

​Tak sekadar memberikan materi teori, kegiatan ini juga diwarnai dengan pendekatan humanis. Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan Islam, Satlantas Polres Gresik menyerahkan bantuan sejumlah mushaf Al-Qur’an kepada pengurus Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum.

​Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyatakan bahwa kolaborasi dengan pesantren adalah bagian dari strategi Polri untuk hadir sebagai mitra masyarakat yang mengayomi.

​“Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda,” ungkap AKP Nur Arifin.

​AKP Nur Arifin menambahkan, pihaknya menaruh harapan besar agar para santri mampu bertransformasi menjadi ‘duta keselamatan’ yang membawa pengaruh positif bagi keluarga maupun masyarakat luas.

​Sinergi antara kepolisian dan institusi pesantren ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran kolektif untuk mewujudkan wilayah Kabupaten Gresik yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan. (Berdy)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *