MALANG || JDN -Semangat kebersamaan terpancar dari wajah warga Perum Villa Sengkaling RT 02/RW 03 saat menggelar perjalanan wisata lintas kota menuju Madura dan Surabaya. Agenda ini bukan sekadar tamasya, melainkan momentum mempererat kerukunan antar-tetangga yang dikemas dalam perjalanan penuh kenyamanan.
Perjalanan dimulai pagi hari dari Malang menggunakan armada bus berkapasitas besar. Destinasi pertama adalah Bukit Arosbaya, Bangkalan. Bekas tambang kapur ini kini bertransformasi menjadi objek wisata eksotis dengan tebing kemerahan dan relief unik. Dengan tiket masuk hanya Rp20.000, warga tampak antusias mengabadikan momen di spot-spot foto ikonik.
Tak jauh dari lokasi, rombongan melakukan wisata religi ke Makam Aermata Ebhu, situs bersejarah keturunan Sunan Giri yang sarat akan nilai spiritual.
Puaskan dahaga petualangan, rombongan bergeser ke pusat kuliner legendaris, Bebek Sinjay. Di sana, warga menikmati sajian bebek goreng sambal pencit di tengah suasana restoran yang kental dengan ornamen budaya Madura. Fasilitas ISOMA yang lengkap menjadikan lokasi ini titik istirahat yang ideal sebelum melanjutkan perjalanan.
Kenyamanan armada menjadi kunci sukses perjalanan ini. Fasilitas kursi ergonomis dan sistem audio berkualitas memungkinkan warga bernyanyi dan bersenda gurau sepanjang jalan.
“Perjalanan ini sangat menyenangkan. Kami bisa menikmati keindahan alam dan kuliner khas Madura dengan nyaman tanpa merasa lelah,” ujar salah satu warga di sela-sela kegiatan.
Di Surabaya, rombongan sempat menyambangi Wisata Mangrove Wonorejo. Meski area sedang ditutup untuk renovasi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk berfoto di depan ikon lokasi sebagai kenang-kenangan. Perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi RM Bu Tin, usaha kuliner milik keluarga salah satu warga Villa Sengkaling, Bapak Sudirman.
Menjelang petang, rombongan melaksanakan ibadah sholat Maghrib di Masjid Agung Surabaya sebelum bertolak kembali ke Malang.
Kesuksesan agenda ini tak lepas dari kedermawanan seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Ia memfasilitasi seluruh akomodasi, transportasi, hingga konsumsi rombongan.
“Kami sangat berterima kasih kepada beliau. Semoga kebaikan beliau dibalas dengan keberkahan dari Allah SWT,” ungkap perwakilan warga dengan penuh haru.
Melalui kegiatan ini, warga RT 02 berharap tradisi positif ini dapat terus berlanjut, bahkan dengan jangkauan peserta yang lebih luas di masa mendatang. (MLDN)

















