SIDOARJO || JDN – Kabupaten Sidoarjo tengah diselimuti duka mendalam. Dua putra-putri terbaik daerah, yang merupakan Praja IPDN Jatinangor Angkatan XXXIII, meninggal dunia dalam kecelakaan tragis pada Kamis sore (15/1). Kedua praja tersebut adalah Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina.
Kedua almarhum sedang menjalani penugasan akhir di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo saat musibah terjadi. Adinata merupakan warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, sementara Adzra adalah warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo.
Pada Jumat siang (16/1), Bupati Sidoarjo, H. Subandi, didampingi istri, Hj. Sriatun, mendatangi rumah duka Adzra Sybil Alvina di Urangagung. Almarhumah Adzra sendiri merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar.
Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat Bupati Subandi memberikan penguatan moril langsung kepada Anwar.
”Yang sabar dan ikhlas, Pak,” ucap Subandi sembari merangkul Camat Wonoayu tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Bupati Subandi menegaskan bahwa kepergian kedua praja ini merupakan kehilangan besar bagi Pemkab Sidoarjo. Ia menyebut mereka bukan sekadar mahasiswa, melainkan calon pemimpin masa depan.
”Mereka adalah bagian penting dari aset bangsa yang dipersiapkan untuk menjadi kader pamong praja dan pemimpin pemerintahan di masa depan,” ujar Subandi dengan nada berat.
Meski takdir berkata lain, Bupati menyatakan rasa bangganya atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Adinata dan Adzra selama masa tugas mereka. Ia berharap dedikasi keduanya menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya.
”Semoga semangat mereka untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat dapat diteruskan oleh Praja IPDN Sidoarjo lainnya,” harapnya menutup pembicaraan.(*)

















