Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Diduga Masalah Asmara, Pemuda di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

×

Diduga Masalah Asmara, Pemuda di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

Sebarkan artikel ini

SAMPANG || JDN – Warga Jalan Keramat II, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pemuda di dalam kamar mandi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.

​Korban berinisial S (26), warga Jalan Keramat I, Kelurahan Karang Dalem, ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh ayah sambung korban, Samsih (60).

​Kejadian bermula saat korban berpamitan kepada Samsih untuk mandi seusai mencari rumput. Namun, setelah ditunggu sekian lama, korban tak kunjung keluar dari kamar mandi. Curiga lantaran panggilannya tidak direspons dan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, Samsih memutuskan untuk mendobraknya.

​Saat pintu terbuka, Samsih mendapati korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali tampar berwarna biru. Sontak, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

​Petugas Kepolisian dari Tim Identifikasi Polres Sampang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan awal pada tubuh korban.

​Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan insiden tersebut.

​“Benar, telah terjadi peristiwa seorang pemuda meninggal dunia dengan cara gantung diri,” kata AKP Eko Puji Waluyo saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

​AKP Eko menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan adanya indikasi atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan bekas jeratan pada bagian leher serta sebuah cincin yang mengenakan di jari korban.

​Terkait motif aksi nekad tersebut, muncul dugaan sementara bahwa korban tengah menghadapi persoalan asmara. Kendati demikian, kepolisian menegaskan masih mendalami penyebab pasti kejadian ini.

​“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan,” ujar Eko menegaskan.

​Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, Satreskrim Polres Sampang telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya seutas tali tampar warna biru, pakaian milik korban, satu unit telepon seluler, serta sebuah cincin yang diduga kuat merupakan cincin pertunangan korban. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *