Surabaya || JDN – Langkah awal menuju pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 mulai dimatangkan. Korem 084/Bhaskara Jaya bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan sejumlah instansi terkait menyatukan langkah melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Pendopo Kediaman Danrem 084/Bhaskara Jaya. Kamis (17 September 2026)
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir mengikuti Rakornis yang dipimpin melalui Video Conference (Vicon) oleh Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E.
Kabupaten Pamekasan direncanakan menjadi salah satu wilayah pelaksanaan TMMD ke-130. Karena itu, koordinasi sejak tahap awal menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program yang disiapkan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Brigjen TNI Kohir mengatakan, TMMD merupakan program yang membutuhkan keterlibatan bersama. Bukan hanya TNI, tetapi juga pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan terpadu.
“Yang paling penting adalah menyatukan persepsi dan menyelaraskan program. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan TMMD dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Rakornis juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi lintas sektor, membahas kesiapan program, sekaligus menyusun langkah pelaksanaan secara terarah.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan TMMD yang tepat sasaran, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat di Kabupaten Pamekasan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kasi Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Kasdim 0826/Pamekasan, Asisten III Sekda Kabupaten Pamekasan yang mewakili Bupati Pamekasan, Kabid P2M Baperinda Kabupaten Pamekasan yang mewakili Kepala Baperinda, serta Kabid Perencanaan Ahli Muda Kabupaten Pamekasan. (Penrem084)














