Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

BNNK Gresik Gelar Workshop Penggiat P4GN, Tegaskan Komitmen Selamatkan Negeri dari Narkoba

×

BNNK Gresik Gelar Workshop Penggiat P4GN, Tegaskan Komitmen Selamatkan Negeri dari Narkoba

Sebarkan artikel ini

GRESIK, JDN –  Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik terus memperkuat sinergi dalam memerangi ancaman narkotika. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Workshop Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bertema “Menyelamatkan Negeri dari Ancaman Narkoba” yang digelar di Gedung Putri Cempo, Kompleks Pemkab Gresik, Senin (26/10/2026).

​Kegiatan ini menghadirkan jajaran pejabat, tokoh agama, serta praktisi kesehatan guna merumuskan langkah nyata penanganan narkoba dari tingkat keluarga hingga komunitas.

​Dalam pemaparannya, Pembina PKK sekaligus narasumber kesehatan Pemkab Gresik, dr. Hj. Shinta Puspitasari, M.Kes, menyoroti pentingnya ketahanan keluarga dan peran aktif lingkungan terdekat. Menurutnya, bahaya penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia, keamanan lingkungan, dan masa depan generasi muda.

“Pencegahan narkoba dimulai dari keluarga, diperkuat oleh komunitas, dan diwujudkan melalui gerakan bersama di desa maupun kelurahan,” tegas dr. Shinta.

​Ia menambahkan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembentukan karakter, nilai kedisiplinan, dan moral anak. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, tokoh masyarakat, dan elemen pemuda menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba (Bersinar).

​Acara dilanjutkan dengan pengarahan teknis dan strategis yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, S.H., M.Si. Dalam arahannya, beliau memaparkan peta jalan pencegahan serta penindakan terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Gresik.

​Dari sudut pandang keagamaan, Pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik sekaligus Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, Bapak Imam Hanafi, M.Ag. (Imam Chanafi), menekankan bahwasanya seluruh ajaran agama secara tegas melarang hal-hal yang merusak akal, jiwa, dan fisik manusia.

“Narkoba tidak hanya menghancurkan masa depan secara fisik dan sosial, tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai moral dan agama. Seluruh elemen masyarakat harus membentengi diri dengan keimanan dan aktif bersama memberantas peredarannya sebagai bentuk tanggung jawab moral,”ujar Imam Hanafi.

​Kegiatan interaktif ini disambut antusias oleh para peserta dari berbagai organisasi dan komunitas penggiat P4GN. Perwakilan peserta dari kawasan Metatu, Benjeng, yang juga bagian dari Ika Duta HIV, secara aktif menyampaikan aspirasi agar kegiatan edukasi dan penyuluhan P4GN serupa dapat segera dilaksanakan secara meluas di wilayahnya.

​Turut hadir memberikan dukungan penuh, tokoh masyarakat sekaligus Pemerhati Hukum dan Pimpinan DPC LPK-RI Kabupaten Gresik, Gus Aulia, SE., SH., M.Ph. Beliau mengajak seluruh relawan untuk menanamkan nilai pengabdian dalam upaya memberantas barang haram tersebut.

“Hidup adalah pengabdian, Khoirunnas anfauhum linmas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Mari seluruh relawan P4GN berjuang bersama memberantas narkoba,”pesan Gus Alulia.

​Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BNNK, tokoh agama, kader PKK, dan elemen relawan masyarakat, Pemkab Gresik optimistis dapat mewujudkan wilayah yang aman, responsif, serta bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *