Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Bantah Berita yang Beredar, Direktur Polri Watch Tegaskan Tidak Pernah Sebut Kapolrestabes Medan Gagal

×

Bantah Berita yang Beredar, Direktur Polri Watch Tegaskan Tidak Pernah Sebut Kapolrestabes Medan Gagal

Sebarkan artikel ini

MEDAN || JDN – Direktur Polri Watch, H. Abdul Salam Karim, S.H., membantah keras pemberitaan yang menyebut dirinya menilai Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, gagal dalam mengawasi kinerja personelnya. Abdul Salam menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar dan telah membelokkan fakta yang sebenarnya.

​Bantahan resmi ini disampaikan langsung oleh Abdul Salam Karim melalui sebuah rekaman audiovisual yang kini telah tersebar luas di berbagai platform media sosial pada Minggu (3/5).

​Dalam keterangannya, Abdul Salam Karim mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai ataupun memberikan pernyataan terkait isu lemahnya pengawasan kinerja personel di lingkungan Polrestabes Medan.

​”Narasi yang berkembang di media itu keliru dan sama sekali tidak sesuai dengan apa yang saya sampaikan,” tegas Abdul Salam.

​Ia meluruskan bahwa komentar yang pernah ia sampaikan sebelumnya murni hanya berkaitan dengan penempatan salah satu kliennya dalam status penempatan khusus (patsus), bukan mengenai evaluasi kinerja Kapolrestabes Medan secara menyeluruh.

​Lebih lanjut, Abdul Salam mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu kehadiran dua personel kepolisian terkait untuk menindaklanjuti dan mengklarifikasi persoalan tersebut secara langsung. Langkah ini ditempuh guna memastikan adanya fakta yang berimbang di ruang publik.

​Tidak tinggal diam atas beredarnya berita sepihak itu, Direktur Polri Watch ini juga menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah tegas. Ia berencana melaporkan oknum-oknum yang dinilai telah mencemarkan nama baik institusi Polrestabes Medan melalui penyebaran informasi yang tidak benar.

​”Kami berharap tidak ada lagi opini menyesatkan yang sengaja diembuskan ke publik, karena hal itu hanya akan memperkeruh situasi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Lia Hambali/Arju Herman)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *