Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Atasi Kemacetan, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Akses Jalan Mutiara Regency dan Mutiara City

×

Atasi Kemacetan, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Akses Jalan Mutiara Regency dan Mutiara City

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melakukan langkah tegas dalam mempercepat peningkatan konektivitas jalan antarwilayah. Pada Kamis (29/1/2026) pagi, Pemkab resmi mengintegrasikan jalan di Perumahan Mutiara Regency dengan Perumahan Mutiara City, guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Desa Jati dan Desa Banjarbendo.

​Integrasi ini dilakukan dengan membongkar pagar pembatas di Perumahan Mutiara Regency yang selama ini menjadi penghambat akses.

Example 300x600

Langkah ini diambil setelah Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) perumahan tersebut resmi diserahkan pengembang kepada pemerintah daerah.

​Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan, menjelaskan bahwa konektivitas jalan antarperumahan ini mengacu pada Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

​”PSU Perumahan Mutiara Regency sudah diserahkan kepada Pemkab Sidoarjo sejak tahun 2017. Maka, segala pemanfaatan PSU tersebut kini menjadi wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah,” tegas Bachruni.

​Ia menambahkan, pengintegrasian ini juga merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. “Kementerian telah memerintahkan pengintegrasian ini melalui surat resmi yang kami terima,” imbuhnya.

​Bachruni menekankan bahwa pembukaan akses ini bukan hanya untuk warga perumahan, melainkan solusi bagi warga Desa Jati dan Banjarbendo.

Selama ini, mobilitas warga bertumpu pada jalan desa selebar empat meter yang kerap mengalami kemacetan parah dan rawan kecelakaan.

​”Konektivitas ini akan memecah kepadatan lalu lintas. Kondisi jalan desa yang sempit selama ini menjadi keluhan utama warga. Kami juga akan melakukan hal serupa di lokasi lain jika ditemukan kendala konektivitas seperti ini,” jelasnya.

​Menanggapi kekhawatiran terkait aspek keamanan setelah pagar dibongkar, Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, memastikan personelnya akan bersiaga di lokasi.

​“Kami akan melakukan penjagaan 24 jam bersama unsur Forkopimda, setidaknya selama satu minggu ke depan. Selain menjaga keamanan, kami juga akan merapikan bekas pembongkaran agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Yany.

​Langkah Pemkab Sidoarjo ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Sejumlah warga mengaku lega karena kini memiliki jalur alternatif yang lebih memadai.

​”Selama ini jalan Desa Jati sering macet karena menampung kendaraan dari dua desa dan warga perumahan. Dengan dibukanya akses Mutiara Regency ke Mutiara City, kami berharap arus lalu lintas jauh lebih lancar,” ungkap salah seorang warga di lokasi.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *