SIDOARJO || JDN -Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi mengampanyekan gerakan “ASN Sadar Pajak” sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dalam gerakan ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo diimbau untuk melunasi kewajiban pajak mereka lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa kesuksesan pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga layanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo sangat bergantung pada kepatuhan pajak masyarakat. Oleh karena itu, ASN harus hadir sebagai figur teladan atau role model bagi warga sipil lainnya.
”Tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh ASN di Sidoarjo untuk menjadi garda terdepan dan contoh bagi masyarakat dalam membayar pajak lebih awal tanpa menunggu jatuh tempo,” ujar Bupati Subandi saat memberikan arahan di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (14/01/2026).
Subandi menjelaskan bahwa pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), merupakan instrumen kunci dalam menjaga stabilitas pembangunan. Menurutnya, membayar pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata integritas dan bakti ASN terhadap kemajuan daerah.
”ASN Sidoarjo taat pajak adalah panutan rakyat untuk pembangunan Sidoarjo yang lebih baik,” tambahnya.
Menjawab tantangan zaman, Bupati Subandi juga menyoroti kemudahan akses layanan perpajakan di Sidoarjo yang kini telah bertransformasi ke arah digital. Inovasi ini diharapkan mampu menghilangkan hambatan birokrasi dan jarak bagi wajib pajak.
Masyarakat kini tidak perlu lagi mengantre di kantor pelayanan pajak. Sistem pembayaran telah terintegrasi dengan berbagai platform digital yang dapat diakses langsung melalui perangkat seluler.
”Ayo bayar pajak sekarang, bisa pakai QRIS atau Virtual Account agar lebih cepat dan transparan,” pungkas Subandi.
Langkah digitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah wajib pajak, tetapi juga meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah secara real-time, guna memastikan setiap rupiah yang dibayarkan rakyat kembali dalam bentuk pembangunan yang merata.(*)

















