KEDIRI KOTA || JDN -Slogan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dibuktikan secara nyata oleh personel Satlantas Polres Kediri Kota. Aiptu Agung Subroto, anggota unit Turjawali, dengan sigap membantu sepasang suami istri yang mengalami kendala kendaraan tepat di Simpang 4 Semampir, Kota Kediri, pada Jumat (30/1/2026).
Kejadian bermula saat Aiptu Agung Subroto tengah menjalankan tugas jaga di Pos Polisi Simpang 4 Semampir. Ia mendapati seorang pria dan wanita paruh baya tengah kelelahan mendorong sepeda motor Honda Revo berplat merah yang tiba-tiba mogok di tengah arus lalu lintas.
Melihat kondisi tersebut, Aiptu Agung segera menghampiri pengendara untuk memastikan kendala yang terjadi.
”Saya pun langsung menghampiri pengendara tersebut dan menanyakan motornya kenapa, Pak,” ujar Aiptu Agung saat dikonfirmasi.
Setelah dilakukan pengecekan mendalam mulai dari ketersediaan bahan bakar hingga sistem kelistrikan, ditemukan bahwa penyebab motor mogok adalah busi yang sudah mati.
Aiptu Agung kemudian berinisiatif mendorong motor tersebut ke pos polisi terdekat dan membelikan busi baru di toko onderdil untuk membantu warga tersebut.
Warga asal Papar tersebut mengaku sangat terbantu. Pasalnya, mereka sedang dalam perjalanan mendesak menuju RS Gambiran untuk kontrol ke dokter spesialis saraf.
”Alhamdulillah, setelah diganti busi sama Pak Polisi, motor bisa nyala lagi. Saya dan istri bisa melanjutkan perjalanan. Ini pengalaman tak terlupakan, semoga amal kebaikan Pak Polisi dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya dengan nada haru.
Aiptu Agung Subroto menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah bagian dari kewajiban profesi. “Kita ini Anggota Polisi, pengayom, pelindung, pelayan masyarakat. Sudah seharusnya kita membantu masyarakat yang kesusahan atau kesulitan,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., melalui Kanit Turjawali IPDA Arifin Priyo Ananto, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas aksi spontanitas anggotanya.
”Itu adalah bentuk spontanitas dan rasa tanggung jawab anggota kami di lapangan. Kami mengarahkan seluruh personel untuk hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga pelayan masyarakat, terlebih saat kondisi darurat,” ujar IPDA Arifin.
Senada dengan hal tersebut, Kasat Lantas menekankan bahwa pelayanan yang tulus adalah prioritas utama institusinya guna membangun citra positif Polri di mata publik.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak ragu berinteraksi dengan petugas di lapangan.
”Motor mogok di jalan, jangan sungkan minta tolong Polisi!” pungkas Kasat Lantas. (MLDN)

















