Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Wakapolri Ajak Doa Bersama Saat Maulid Nabi di Mabes Polri: Doakan Bencana Alam dan Keselamatan Negeri

×

Wakapolri Ajak Doa Bersama Saat Maulid Nabi di Mabes Polri: Doakan Bencana Alam dan Keselamatan Negeri

Sebarkan artikel ini

JAKARTA || JDN –  Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mengajak seluruh keluarga besar Polri memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, masyarakat, dan jajaran personel kepolisian. Imbauan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

​Di tengah ancaman bencana alam yang melanda sejumlah daerah, momentum peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW ini difokuskan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT agar Indonesia terhindar dari marabahaya, serta memberikan keselamatan bagi personel Polri yang bertugas di lapangan.

​Hadir sebagai penceramah sekaligus pemimpin doa, K.H. Taufiqurrahman, S.Q., menyoroti berbagai musibah yang tengah dialami masyarakat, salah satunya erupsi gunung api. Ia mengajak seluruh jamaah memohon pertolongan Illahi agar warga di wilayah terdampak diberikan ketabahan dan perlindungan.

​Dalam tausiyahnya, doa khusus dipanjatkan bagi korban bencana yang kehilangan harta benda agar mendapatkan rezeki pengganti yang lebih baik. Sementara bagi korban jiwa, didoakan agar diampuni dosa-dosanya, mendapatkan rahmat, dan ditempatkan di sisi Allah SWT sebagai syuhada.

​“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Dedi.

​Dedi menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum ini harus dimaknai sebagai pijakan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengabdian kepada negara.

​“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Dedi.

​Ia mengimbau seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengamalkan keteladanan tersebut dengan memperbanyak shalawat dan menginternalisasi nilai-nilai kerasulan dalam setiap pelaksanaan tugas.

​“Semoga dengan kita memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, kita memperoleh keberkahan dari kemuliaan beliau. Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau, serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” katanya.

​Nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian sosial yang dicontohkan Rasulullah SAW dinilai menjadi pondasi utama bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

​Mengakhiri arahannya, Wakapolri menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan nasional demi mendukung target pembangunan jangka panjang bangsa.

​“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga bangsa ini dapat melangkah dengan mantap menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang dirahmati Allah SWT,” pungkas Dedi. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *