NGANJUK || JDN – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk mengerahkan pengamanan ketat guna mengawal kunjungan kerja Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Kabupaten Nganjuk, Senin (22/4/2026). Kunjungan jenderal bintang tiga tersebut bertujuan meninjau langsung progres pembangunan museum dan rumah singgah pahlawan buruh nasional, Ibu Marsinah.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan dalam memastikan keamanan agenda pimpinan tertinggi Polri tersebut. Ratusan personel gabungan disebar di berbagai titik vital untuk menjamin sterilisasi lokasi.
“Kami menyiagakan ratusan personel yang terbagi dalam beberapa unit pengamanan, baik terbuka maupun tertutup. Mereka ditempatkan di posisi-posisi strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas AKBP Suria Miftah saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan membagi personel ke dalam satuan tugas khusus. Fokus utama petugas meliputi pengamanan lokasi utama kegiatan, sterilisasi area penyangga, hingga pengawalan jalur yang dilalui rombongan guna mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Selain aspek keamanan objek, kelancaran arus lalu lintas juga menjadi prioritas. Petugas Satlantas disiagakan di sepanjang jalur utama untuk mencegah terjadinya kemacetan tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kabag Ops Polres Nganjuk, Kompol Ondik Andrianto, M.Si., menjelaskan bahwa operasional di lapangan menggunakan skema pengamanan berlapis yang telah melalui pengarahan teknis (APP) yang matang.
“Kami telah menyiapkan pola pengamanan berlapis, termasuk pengamanan jalur dan lokasi kegiatan. Seluruh personel disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran kunjungan,” jelas Kompol Ondik.
Peninjauan Museum Marsinah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi tolok ukur kesiapan wilayah hukum Polres Nganjuk dalam menyambut tamu negara (VVIP) di masa mendatang. Museum ini diharapkan menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan pahlawan nasional asal Nganjuk tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian kunjungan Wakapolri berjalan kondusif dengan pengawasan intensif dari aparat kepolisian yang tetap mengedepankan sisi profesionalitas dan humanis. (MLDN)














