Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Diduga Depresi Masalah Ekonomi, Pemuda di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia

×

Diduga Depresi Masalah Ekonomi, Pemuda di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

JOMBANG || JDN – Warga Dusun Karobelah II, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pemuda di dalam rumahnya, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban berinisial MAW (26) diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi akibat tekanan ekonomi.

​Peristiwa pilu ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Kasmadi (50). Pagi itu, Kasmadi mendengar suara tangga bambu yang terjatuh dari dalam rumah korban. Tidak berselang lama, terdengar jeritan histeris meminta tolong dari ibu korban, Widiasih (50).

​Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Namun, saat diperiksa, korban didapati sudah dalam kondisi tidak bernyawa di ruang tamu.

​Mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian dari Polsek Mojoagung bersama tim Inafis Polres Jombang dan tenaga medis dari Puskesmas Mojoagung segera meluncur ke lokasi. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa kondisi jasad korban.

​Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, S.H., mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Mojoagung bersama tim identifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur penganiayaan pada tubuh korban.

​”Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, penyebab kematian disimpulkan murni akibat gantung diri,” ujar Kompol Yogas saat memberikan keterangan, Senin (29/6/2026).

​Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu utas tali tampar berwarna hijau dan sebuah tangga bambu yang diduga kuat digunakan oleh korban.

​Terkait motif dibalik kejadian ini, Kompol Yogas menjelaskan bahwa korban diduga kuat mengalami tekanan mental yang berat belakangan ini.

​”Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat persoalan ekonomi yang dihadapinya. Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Kompol Yogas. (YANTI)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *