Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Antisipasi Gesekan Bulan Suro, Polres Gresik Matangkan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

×

Antisipasi Gesekan Bulan Suro, Polres Gresik Matangkan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Menyambut datangnya bulan Muharram (Suro), Kepolisian Resor (Polres) Gresik bergerak cepat memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah antisipatif ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT PM Cabang Gresik Tahun 2026 di Aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik, Kamis (11/6/2026).

​Rakor strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution. Turut mendampingi Dandim 0817 Gresik sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gresik Nanang Setiawan.

​Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua PSHT Cabang Gresik Pusat Madiun Sukamto, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek, hingga perwakilan lintas perguruan silat seperti Pagar Nusa, PSHW TM, IKS PI Kera Sakti, dan Tapak Suci.

​Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa tradisi bulan Suro dan kegiatan Suran Agung merupakan bagian dari warisan budaya yang harus dihormati. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kesakralan tradisi tersebut tidak boleh dinodai oleh gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat.

​“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar kegiatan pengesahan warga baru PSHT berjalan aman dan lancar. Kami berharap seluruh ketua perguruan dapat menekankan kepada anggotanya agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Gresik tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

​Senada dengan Kapolres, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha menyatakan dukungan penuh TNI dalam mengawal pengamanan. Sebagai langkah preventif tambahan, pihaknya akan mengumpulkan para tokoh perguruan silat di Makodim 0817 Gresik sebelum hari pelaksanaan.

​”Kami berencana mengumpulkan tokoh-tokoh perguruan silat sebelum pelaksanaan kegiatan untuk memberikan imbauan bersama di Makodim 0817 Gresik,” ujar Letkol Inf Fadly.

​Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Gresik Pusat Madiun, Sukamto, memaparkan bahwa prosesi pengesahan warga baru dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga Rabu dini hari pukul 04.00 WIB. Kegiatan dipusatkan di Padepokan PSHT Cabang Gresik, Desa Kambingan, Kecamatan Cerme.

​Tahun ini, sebanyak 462 calon warga baru akan disahkan dengan mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Soliditas dan Memperkokoh Jiwa Nasionalisme”.

​“Tradisi ini merupakan bagian dari perjalanan panjang persaudaraan SH Terate sejak tahun 1922 sebagai bentuk pengukuhan siswa menjadi warga sah. Kami berkomitmen penuh melakukan langkah-langkah pencegahan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib,” ungkap Sukamto.

​Dalam rakor tersebut, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi memaparkan pola pengamanan taktis serta pemetaan titik-titik rawan yang berpotensi memicu gesekan antarmassa.

​Sejumlah Kapolsek jajaran pun memberikan atensi khusus terkait pergerakan massa di lapangan.

Kapolsek Balongpanggang, AKP Wiwit Mengimbau keras agar para peserta tidak menggunakan kendaraan roda dua guna mengantisipasi aksi konvoi dan arak-arakan di jalan raya.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Mengingatkan adanya sejumlah titik rawan di wilayah Benjeng dan Cerme yang kerap menjadi titik temu atau perlintasan massa.

​Menanggapi potensi kerawanan tersebut, Kepala Bakesbangpol Gresik, Nanang Setiawan, mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan lintas perguruan silat untuk aktif menyosialisasikan larangan konvoi demi kenyamanan publik.

​Rakor diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan sinergi kolektif. Melalui persiapan yang matang ini, seluruh elemen di Kabupaten Gresik sepakat untuk memastikan tradisi budaya bulan Suro dapat berjalan harmonis, aman, dan kondusif. (Berdy/MDLN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *