GRESIK || JDN – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memberikan penghargaan resmi kepada 12 personel Polri dan dua warga sipil berprestasi. Apresiasi tersebut diserahkan langsung dalam Upacara Pemberian Penghargaan yang berlangsung khidmat di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Gresik, Jumat (22/5/2026).
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam mendukung tugas kepolisian menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah hukum Kabupaten Gresik.
Agenda ini turut dihadiri oleh Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, jajaran Pejabat Utama (PJU), perwakilan Kapolsek, serta barisan perwira, bintara, dan ASN di lingkungan Polres Gresik.
Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pemberian reward (penghargaan) bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Langkah ini merupakan strategi institusi untuk membangun motivasi dan budaya kerja yang positif.
”Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan, keteladanan, dan motivasi untuk meningkatkan kinerja, loyalitas, serta dedikasi bagi kita semua sebagai wujud keberhasilan Jogo Gresik,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di hadapan peserta upacara.
Kendati demikian, AKBP Ramadhan juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara apresiasi dan ketegasan hukum. Ia memastikan pihak Polres Gresik akan tetap menerapkan punishment (sanksi) secara tegas kepada oknum personel yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin maupun regulasi hukum.
Pada periode ini, penghargaan diberikan secara selektif kepada figur-figur yang dinilai memberikan dampak signifikan di berbagai lini, dengan rincian sebagai berikut:
Pelaporan Aplikasi SOT,Tiga personel berhasil menyabet prestasi. Dua anggota Polsek jajaran meraih Juara I dan II, sedangkan satu personel Sium Polres Gresik mendapatkan Juara III.
Ketahanan Pangan, Satu personel Polsek Panceng dianugerahi penghargaan karena dinilai menjadi pionir dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional di tingkat lokal.
Aksi Kemanusiaan digital, Satu personel Polsek Manyar mendapat apresiasi sebagai Polisi Penolong berkat keaktifannya memanfaatkan media sosial untuk merespons aduan dan membantu kebutuhan masyarakat.
Langkah Preventif Kamtibmas, Tujuh personel Satintelkam Polres Gresik diganjar penghargaan atas keberhasilan mereka melakukan deteksi dini dan pembatalan rencana aksi unjuk rasa serta kegiatan ormas yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Manajemen Aset Negara, Satu personel Baglog Polres Gresik menerima penghargaan prestisius dari Aslog Kapolri atas keberhasilannya mengelola Barang Milik Negara (BMN) secara optimal selama 11 tahun berturut-turut.
Selain korps berseragam, Polres Gresik memberikan apresiasi khusus kepada dua warga sipil. Keduanya dinilai aktif membantu kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Jawa Timur, khususnya dalam mendukung pemberdayaan sektor UMKM di Kabupaten Gresik.
Sinergitas ini dinilai menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas wilayah serta menyukseskan agenda strategis nasional.
Menutup arahannya, Kapolres Gresik menyampaikan pesan moral mendalam yang diharapkan menjadi kompas etis bagi seluruh anggotanya dalam menjalankan tugas di lapangan.
”Saya mengajak kepada kita sekalian, khususnya personel Polres Gresik, agar senantiasa menjadi anggota Polri yang bisa merasa, bukan merasa bisa, dan selalu melayani masyarakat dengan hati. Tetaplah bersyukur, ikhlas dalam bekerja, selalu berikhtiar dan berdoa,” pungkasnya.
Upacara diakhiri dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh Kapolres beserta jajaran PJU kepada para penerima penghargaan, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di Aula Wicaksana Laghawa. (Berdy)














