Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Gresik Panen 80 Ton Jagung di Panceng dan Pasok Bantuan Petani

×

Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Gresik Panen 80 Ton Jagung di Panceng dan Pasok Bantuan Petani

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui gelaran Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Sabtu (15/5/2026). Bertempat di lahan Perhutani Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, komoditas jagung di atas lahan seluas 20 hektare tersebut sukses memanen sekitar 80 ton jagung.

​Agenda ini digelar simultan dengan partisipasi Polres Gresik dalam Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Guna mendukung Pangan (SPPG) Polri yang terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting terpusat dari Kabupaten Tuban.

​Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, hadir langsung memimpin jalannya panen raya dengan didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran Pejabat Utama Polres Gresik, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik. Hadir pula perwakilan dari Perhutani, Dinas Pertanian, PT Petrokimia Gresik, Forkopimcam Panceng, pemerintah desa, hingga kelompok tani setempat.

​”Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah dalam swasembada pangan. Melalui panen raya ini, kita melihat hasil nyata dari kolaborasi antara Polri, Perhutani, Dinas Pertanian, pihak swasta, dan tentunya kelompok tani setempat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di sela-sela kegiatan.

​Ia menegaskan, keterlibatan institusi Polri dalam sektor agraria ini merupakan pengejawantahan dari dukungan penuh terhadap program strategis nasional demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

​Produktivitas lahan seluas 20 hektare ini terbilang tinggi. Menggunakan total benih sebanyak empat kwintal yang mulai ditanam sejak 14 Februari 2026, komoditas jagung ini berhasil dipanen optimal dalam masa tanam empat bulan. Keberhasilan ini disebut sebagai buah dari pola kemitraan yang sehat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sektor BUMN, dan masyarakat adat tani.

​Guna menjaga konsistensi produktivitas pada musim tanam berikutnya, Polres Gresik tidak sekadar melakukan prosesi petik jagung, melainkan juga menyalurkan bantuan stimulus pertanian secara simbolis kepada kelompok tani Desa Prupuh. Bantuan tersebut meliputi ​15 kilogram bibit jagung berkualitas, ​50 kilogram pupuk NPK, ​50 kilogram pupuk urea.

​Rangkaian kegiatan yang diakhiri dengan koordinasi virtual bersama jajaran pimpinan Polri tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif. Langkah taktis Polres Gresik ini membuktikan bahwa peran kepolisian saat ini telah bertransformasi tidak hanya bertumpu pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), melainkan juga ikut mengintervensi kesejahteraan warga lewat penguatan kedaulatan pangan regional. (Berdy/Riyan)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *