Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Sinergi Pembinaan, DPW Squad Nusantara Jatim Sambangi Lapas Sidoarjo dan Rutan Medaeng

×

Sinergi Pembinaan, DPW Squad Nusantara Jatim Sambangi Lapas Sidoarjo dan Rutan Medaeng

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO || JDN –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Squad Nusantara Jawa Timur memperkuat komitmennya dalam mendukung reformasi pembinaan warga binaan melalui pendekatan hukum dan spiritual. Langkah ini diwujudkan lewat kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo dan Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng pada Rabu (6/5/2026).

​Kunjungan ini bertujuan untuk membuka ruang kolaborasi strategis terkait edukasi hukum serta penguatan mentalitas warga binaan. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program keagamaan, DPW Squad Nusantara Jatim bersama Squad Law Firm juga menyerahkan donasi Al-Qur’an di kedua instansi tersebut.

​Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPW Squad Nusantara Jatim, Kemas Elfiansyah Baky, dengan didampingi Ketua Squad Law Firm, Choliq Al Muchlis.

​Di Rutan Medaeng, kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Rutan, Tristiantono Adi Wibowo, yang didampingi perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, Alzuarman. Sementara itu, dalam sesi koordinasi di Lapas Kelas IIA Sidoarjo, rombongan berdiskusi intensif dengan Kalapas Sidoarjo, Disri, mengenai pemetaan rencana kerja sama bantuan hukum.

​Ketua DPW Squad Nusantara Jatim, Kemas Elfiansyah Baky, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan memberikan kontribusi konkret bagi warga binaan agar memiliki bekal yang cukup sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.

​“Alhamdulillah, kunjungan kami diterima dengan baik oleh jajaran Rutan Medaeng, Lapas Sidoarjo, serta perwakilan Kanwil Pas Jatim. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat positif, terutama mendukung proses pembinaan agar mereka lebih siap secara mental dan pemahaman hukum,” ujar Kemas.

​Salah satu poin utama dalam sinergi ini adalah peluncuran program sosialisasi hukum. Program ini dirancang untuk memberikan literasi mengenai hak, kewajiban, serta peningkatan kesadaran hukum bagi para penghuni Lapas dan Rutan.

​Kemas menambahkan, aspek spiritual juga menjadi pilar penting yang tidak boleh dikesampingkan dalam proses pemasyarakatan.

​“Pembinaan tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran hukum dan memperkuat nilai-nilai spiritual. Semoga bantuan Al-Qur’an ini bisa bermanfaat dan menjadi bagian dari proses transformasi diri para warga binaan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

​Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi role model kerja sama antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga negara dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor pemasyarakatan di Jawa Timur. (YANTI)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *