SIDOARJO || JDN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Minggu (15/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta pelayanan publik menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapolri menyebutkan bahwa pergerakan penumpang mulai menunjukkan tren peningkatan. Ia memprediksi lonjakan signifikan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
”Tadi kami berinteraksi dengan masyarakat. Peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat, dan kami prediksi puncaknya akan terjadi pada tanggal 17 hingga 20 Maret mendatang,” ujar Sigit di sela peninjauannya.
Dalam kunjungannya, Sigit menekankan pentingnya aspek keselamatan teknis maupun manusia. Ia memastikan bahwa otoritas terminal telah menjalankan mekanisme ramp check (inspeksi keselamatan kendaraan) secara ketat serta melakukan tes urine bagi para pengemudi bus.
”Pelayanan di Purabaya ini mencakup rute antarkota, antarprovinsi, bahkan antarpulau hingga ke Bali. Maka, pemeriksaan ramp check dan tes urine sopir sangat krusial agar keselamatan penumpang tetap terjaga,” tegasnya.
Langkah preventif ini, lanjut Sigit, merupakan bagian dari strategi Polri untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik 2026.
”Harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, dan berbagi kebahagiaan. Itu prioritas kami,” imbuh Jenderal bintang empat tersebut.
Kapolri juga memberikan instruksi khusus kepada perusahaan otobus (PO) dan para sopir, terutama yang melayani rute jarak jauh. Ia meminta agar faktor kelelahan tidak diabaikan demi mengejar waktu.
”Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Untuk rute jauh, saya minta disiapkan sopir cadangan. Kita harus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah jalan akibat faktor kelelahan,” pesannya kepada para kru bus.
Menutup tinjauannya, Kapolri meminta seluruh personel yang bertugas di pos pengamanan dan pelayanan untuk bersinergi secara lintas sektoral. Ia menginstruksikan agar setiap keluhan masyarakat direspons secara cepat dan humanis.
”Sinergitas lintas sektoral menjadi kunci pelayanan maksimal. Segala keluhan yang ada harus segera direspons agar masyarakat mendapatkan layanan sesuai harapan mereka,” pungkas Sigit.(MLDN)

















