Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukum & Kriminal

Tragedi Berdarah di Persawahan Tragih, Petani di Sampang Tewas Ditusuk Bambu Berpisau

×

Tragedi Berdarah di Persawahan Tragih, Petani di Sampang Tewas Ditusuk Bambu Berpisau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG || JDN – Ketenangan warga Dusun Derbing, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang mendadak pecah pada Selasa pagi (10/03/2026). Seorang petani setempat, Matdehri (56), tewas mengenaskan setelah dianiaya secara membabi buta oleh pria berinisial HB (50) di area persawahan saat korban sedang bekerja.

​Peristiwa berdarah ini bermula sekitar pukul 07.30 WIB. Menurut keterangan saksi mata, Matderum (55), korban saat itu sedang menggarap sawahnya seperti biasa. Tanpa diduga, pelaku HB datang mendekat dengan menenteng sebatang bambu panjang yang ujungnya telah dipasangi sebilah pisau tajam.

Example 300x600

​Melihat gelagat mengancam, korban sempat berusaha menyelamatkan diri. Aksi kejar-kejaran terjadi sejauh 30 meter ke arah timur laut. Nahas, pelaku berhasil menghantamkan bambu tersebut hingga korban tersungkur di tanah.

​Saksi sempat mencoba melerai, namun pelaku yang sudah kalap justru membanting saksi. Di saat korban tidak berdaya itulah, pelaku menusukkan ujung bambu berpisau tepat ke arah dada kiri korban.

​Kapolsek Robatal membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang ini. Dalam keterangannya, pihak kepolisian menegaskan bahwa pelaku saat ini sudah berhasil diringkus.

​”Benar telah terjadi peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah hukum Polsek Robatal. Korban mengalami luka tusuk serius di dada sebelah kiri dekat ketiak dengan dimensi 2×2 cm. Pelaku berinisial HB saat ini telah kami amankan dan akan segera kami limpahkan ke Sat Reskrim Polres Sampang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar perwakilan Polsek Robatal.

​Polisi bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain ​Satu buah bambu dengan ujung yang dilengkapi sebilah pisau (alat utama kejahatan), Pakaian korban yang berlumuran darah.

​Motif di balik aksi keji ini masih dalam pendalaman tim penyidik. Pelaku terancam dijerat dengan pasal penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dalam KUHP.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *