Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Cegah Bentrok SOTR di Monumen Trunojoyo, Tim Opsnal Polres Sampang Bubarkan Kerumunan Pemuda

×

Cegah Bentrok SOTR di Monumen Trunojoyo, Tim Opsnal Polres Sampang Bubarkan Kerumunan Pemuda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG || JDNN – Personel Tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang bergerak cepat membubarkan potensi bentrokan antar-kelompok pemuda yang terjadi di tengah kegiatan Sahur on the Road (SOTR). Insiden tersebut pecah pada Minggu (8/3/2026) dini hari, bertepatan dengan malam Minggu pekan kedua bulan suci Ramadan.

​Ketegangan bermula saat kerumunan pemuda yang berkumpul di area Monumen Trunojoyo Sampang mulai tidak kondusif. Berdasarkan laporan masyarakat, sempat terjadi gesekan fisik dan adu mulut antar-kelompok yang dipicu oleh kesalahpahaman saat berkonvoi di jalan raya.

Example 300x600

​Merespons aduan warga, Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Fajri Alim, melalui Katim Resmob Aiptu Akson dan Aiptu Ridwan, memimpin langsung jajaran Opsnal menuju lokasi kejadian. Petugas tiba tepat waktu sebelum pertikaian meluas menjadi bentrokan fisik besar di pusat kota.

​Aiptu Akson menjelaskan bahwa kehadiran Tim Opsnal Satreskrim di lapangan bertujuan untuk memastikan ketertiban umum tetap terjaga dari segala bentuk gangguan premanisme maupun anarkisme jalanan.

​”Kami menerima laporan warga adanya keramaian yang mulai tidak terkendali di lokasi Monumen Trunojoyo. Kami segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Aiptu Akson di sela-sela giat patroli.

​Setibanya di lokasi, petugas langsung membubarkan kerumunan pemuda secara tegas namun tetap humanis. Langkah ini diambil karena aktivitas SOTR tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan warga sekitar serta membahayakan pengguna jalan lain yang melintas di kawasan monumen.

​Sementara itu, Aiptu Ridwan menambahkan bahwa insiden ini dipicu oleh euforia berlebihan para pemuda dalam mengisi malam Minggu di bulan puasa. Beruntung, gesekan tersebut berhasil diredam sebelum jatuh korban luka. Saat ini, situasi di sekitar Monumen Trunojoyo dipastikan telah kembali aman dan kondusif.

​”Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga kekhusyukan ibadah Ramadan. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi-aksi premanisme atau keributan yang dibalut kegiatan sahur. Masyarakat butuh ketenangan untuk beribadah, bukan kegaduhan,” ujar Aiptu Ridwan menekankan tujuan utama tindakan kepolisian tersebut.

​Sebagai langkah preventif ke depan, Polres Sampang mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam konvoi SOTR yang berisiko memicu konflik.

​Polres Sampang memastikan patroli serupa akan terus ditingkatkan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan hingga menjelang hari raya Idulfitri. Hal ini dilakukan guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Kabupaten Sampang.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *