MEDAN || JDN – Keresahan masyarakat di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Labuhan kian memuncak. Pelaku pencurian yang dijuluki warga sebagai ‘Pencuri Sakti’ kembali melancarkan aksinya dengan membobol rumah milik Wu Pau Xiu (59) di kawasan Simpang Dobi, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Jumat (27/2/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang diduga merupakan aktor di balik serangkaian pencurian sebelumnya tersebut, berhasil menggasak satu unit sepeda motor. Aksi ini menambah panjang daftar catatan kriminalitas yang meresahkan warga di dua kecamatan, yakni Medan Deli dan Medan Marelang.
Kian beraninya pelaku beraksi di lokasi yang berdekatan terutama di Kelurahan Titi Papan dan Kelurahan Rengas Pulau memicu reaksi keras dari warganet. Di media sosial, masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas patroli keamanan dan menyoroti kurangnya personel di Polsek Medan Labuhan.
Warga mendesak agar sistem keamanan lingkungan (Siskamling) atau ronda malam kembali diaktifkan secara masif mengingat situasi Kamtibmas yang dinilai sudah tidak kondusif.
Informasi yang dihimpun menyebutkan telah terjadi setidaknya 17 kali aksi pencurian dengan pola serupa. Dua di antara korban telah resmi menempuh jalur hukum:
Wandy Rikardo (46), Mengalami pencurian di bengkel miliknya pada Rabu (11/2/2026). Pelaku menggasak sepeda motor Kawasaki Ninja BK 6885 GW, sejumlah barang elektronik, laptop, hingga kabel listrik. Laporan tercatat dengan nomor STPLP/B/132/II/2026/SPKT Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan.
Darma (38), Warga Jalan Platina VII No. 81 ini melapor pada 18/2/2026 dengan nomor laporan STPM/B/167/II/2026/SPKT UNITRESKRIM/POLSEK MEDAN LABUHAN. Darma kehilangan satu unit Yamaha Mio Sporty biru BK 5325 ACF, 12 tabung gas 3 kg, ponsel Samsung, sepatu Skechers, sandal Carvil, serta uang tunai Rp500 ribu.
Meski identitas dan keberadaan pelaku diduga telah diketahui berdasarkan rekaman CCTV dan informasi lapangan, hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Medan Labuhan di bawah naungan Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus maupun langkah konkret untuk menekan angka pencurian ini.
Keresahan warga kian menebal lantaran pelaku seolah sakti dan licin dari sergapan petugas, meski sasaran pencurian hanya berputar di wilayah yang sama secara berulang. (Suherman Totok)

















