JOMBANG || JDN -Kecelakaan lalu lintas melibatkan angkutan umum dan mobil barang kembali terjadi di jalur maut Jombang. Sebuah minibus Daihatsu Espass bermuatan sayuran ringsek parah setelah dihantam bus PO Sumber Selamat di Jalan Raya Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang, pada Rabu (11/02/2026) dini hari.
Akibat insiden tersebut, sopir minibus bernama Muhammad Ilyas (55) mengalami luka berat dan sempat terjepit di kabin kendaraan yang ringsek.
Kecelakaan bermula saat Muhammad Ilyas dalam perjalanan pulang dari Pasar Pare, Kediri, menuju kediamannya. Saat tiba di lokasi kejadian, Ilyas berniat berbelok ke kanan menuju gang rumahnya. Namun, dari arah yang searah (belakang), melaju bus PO Sumber Selamat yang dikemudikan Bangkit Pamungkas (33) dengan kecepatan tinggi.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, bus tak mampu menghindar dan langsung menghantam bagian samping kanan tengah minibus. Kerasnya benturan membuat Daihatsu Espass tersebut terseret hingga sejauh 20 meter dari titik tabrak.
Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran kaki korban terjepit badan mobil yang merangsek ke dalam. Selain luka di kaki, korban juga mengalami pendarahan di bagian mulut dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
”Sopir minibus terluka dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto.
Berbeda dengan kondisi minibus yang hancur, puluhan penumpang bus beserta kru dilaporkan selamat tanpa cedera sedikit pun.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi mendalami unsur kelalaian, termasuk kecepatan bus dan kondisi penerangan jalan yang minim.
”Semua penumpang dan kru bus selamat. Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini,” tegas Ipda Siswanto saat dikonfirmasi di lokasi.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke markas Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti. Jalur Glagahan yang sempat tersendat selama proses evakuasi kini telah kembali normal.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di ruas Jalan Raya Perak yang dikenal sebagai jalur tengkorak. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan, terutama pengemudi angkutan umum, untuk selalu menjaga batas kecepatan dan kewaspadaan ekstra saat berkendara di dini hari guna menghindari titik buta (blind spot) dan kurangnya visibilitas.(*)
















