GRESIK || JDN – Setelah hampir dua tahun mengalami kekosongan pada posisi strategis, Pemerintah Desa Suci akhirnya resmi memiliki Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan yang baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar secara khidmat di Pendopo Desa Suci, Jalan KH. Syafi’i No. 108, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (29/01/2026).
Habibatul Ma’ Sumah, S.Ak, terpilih menduduki jabatan tersebut setelah menyisihkan 19 kandidat lainnya dalam proses seleksi ketat. Kehadirannya diharapkan menjadi tenaga baru untuk mengoptimalkan pelayanan sosial yang sempat bertumpu pada pelaksana tugas.
Prosesi dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D), Moh. Miftah. Di hadapan saksi dan rohaniawan, Habibatul Ma’ Sumah mengikrarkan sumpah untuk menjalankan tugas secara jujur, adil, serta setia pada Pancasila dan UUD 1945.
“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai perangkat desa dengan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya, serta menjaga amanah yang diberikan,” tegas Habibatul mengikuti tuntunan sumpah jabatan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Muspika Manyar, di antaranya Camat Manyar Hendriawan Susilo, SE., S.Pi, Sekcam Ahmad Fahri, S.Ag, Danramil 0817/06 Manyar Kapten Inf Iwan Purwanto, serta perwakilan Polsek Manyar Aiptu Fatkhur Rozi. Hadir pula Ketua BPD H. M. Hilalludin, tokoh masyarakat, serta pengurus PKK dan Karang Taruna.
Kepala Desa Suci, Achmad Rizal, SE, dalam sambutannya menekankan bahwa jabatan Kasi Kesejahteraan memiliki beban moral yang besar karena bersentuhan langsung dengan kondisi sosial warga.
“Pengabdian harus menjadi yang utama. Nilai sosial dalam melayani masyarakat harus lebih tinggi daripada sekadar nilai materi. Pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab,” tegas Rizal.
Ia berharap keterisian jabatan ini mampu mempercepat roda perencanaan program desa agar lebih searah dengan visi pembangunan yang telah dicanangkan.
Senada dengan Kades, Camat Manyar Hendriawan Susilo mengingatkan bahwa Kasi Kesejahteraan memegang peranan vital, mulai dari pengelolaan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan stunting.
“Pengelolaan bantuan sosial seperti BLT, PKH, dan program pemberdayaan harus benar-benar tepat sasaran. Saya ingatkan untuk tertib dalam penyusunan DPA/DPPA, mengelola anggaran dengan bersih, serta transparan dalam pelaporan,” ujar Hendriawan.
Beliau juga berpesan agar pejabat baru aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan terbuka terhadap kritik guna menghindari konflik sosial maupun persoalan hukum di masa mendatang.
Menanggapi amanah tersebut, Habibatul Ma’ Sumah menyatakan kesiapannya untuk langsung bersinergi dengan jajaran perangkat desa lainnya.
“Harapan saya bisa membantu kemajuan desa dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang kesejahteraan sosial,” ungkapnya singkat usai prosesi.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini ditutup dengan doa oleh Anang Fatkhurozi, S.Ag, sebagai simbol harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Suci. (Berdy)

















