SAMPANG || JDN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Sektor (Polsek) Pangarengan mulai memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Fokus utama kali ini adalah mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan warga.
Langkah preventif tersebut diwujudkan melalui pemasangan banner imbauan di Dusun Plasah, Desa Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Rabu (18/2/2026). Lokasi ini diidentifikasi sebagai titik paling rawan terjadinya adu kecepatan ilegal, terutama saat momentum ngabuburit dan tengah malam.
Operasi yang dimulai pukul 16.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangarengan, IPTU Iwan Suhadi, S.H. Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam, personel Posramil Pangarengan, serta tokoh pemuda setempat guna memastikan pesan Kamtibmas tersampaikan secara masif hingga ke lapisan akar rumput.
Kapolsek Pangarengan, IPTU Iwan Suhadi, menegaskan bahwa pemasangan atribut ini merupakan peringatan dini sekaligus komitmen kepolisian dalam menjamin kekhusyukan ibadah umat Muslim di bulan Ramadan.
”Kami memetakan Jalan Raya Dusun Plasah sebagai satu-satunya lokasi yang paling rawan dijadikan arena balap liar di wilayah kami, khususnya pada jam-jam krusial seperti pukul 17.00 dan 23.00 WIB,” ujar IPTU Iwan.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran hukum di jalan raya. “Pemasangan banner ini adalah langkah awal. Kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas bagi siapa pun yang nekat melakukan balap liar atau mengonsumsi minuman keras yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat,” tegasnya.
Senada dengan kepolisian, pihak Pemerintah Kecamatan Pangarengan juga menaruh perhatian serius terhadap keselamatan remaja yang sering terlibat dalam aktivitas berisiko di jalanan.
Mansur, selaku perwakilan Camat Pangarengan, meminta peran aktif orang tua dalam melakukan pengawasan internal di lingkungan keluarga.
”Kami mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi putra-putrinya. Jangan sampai niat menunggu berbuka (ngabuburit) justru diisi dengan kegiatan yang melanggar hukum dan membahayakan keselamatan,” tuturnya.
Selain upaya persuasif melalui spanduk dan banner, Polsek Pangarengan memastikan akan meningkatkan frekuensi patroli rutin, terutama di sepanjang jalur Plasah. Penjagaan akan diperketat guna menutup ruang gerak para pelaku balap liar.
Pantauan di lokasi hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan situasi yang kondusif. Langkah cepat jajaran Polsek Pangarengan ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan tahun ini.(MLDN)











