GRESIK || JDN – Aparat kewilayahan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pertumbuhan ekonomi masyarakat di akar rumput. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Sertu Hari S, saat menggelar kegiatan anjangsana dan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perajin celengan gipsum di Desa Jombangdelik, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Minggu (14/6/2026).
Kehadiran personel TNI AD di rumah produksi rumahan tersebut disambut hangat oleh dua pelaku UMKM setempat, Ibu Yanti dan Ibu Sinta. Selama ini, keduanya konsisten menekuni usaha pembuatan celengan berbahan dasar gipsum dengan berbagai karakter unik.
Dalam dialog tersebut, Sertu Hari S memberikan motivasi sekaligus sumbang saran strategis guna mendongkrak nilai jual produk agar mampu menembus pangsa pasar yang lebih luas. Menurutnya, inovasi menjadi kunci utama bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah kompetisi pasar yang dinamis.
Ia menyarankan agar para pengrajin tidak hanya terpaku pada bentuk konvensional, melainkan menangkap peluang pasar anak-anak melalui pendekatan edukatif.
”Produk yang sudah bagus ini perlu terus dikembangkan. Salah satu ide yang bisa dicoba adalah menjual celengan dalam kondisi polos agar anak-anak dapat mewarnainya sendiri sesuai kreativitas mereka. Selain menjadi media menabung, produk ini juga bisa menjadi sarana edukasi dan hiburan,” ujar Sertu Hari S di lokasi produksi.
Tak hanya dari sisi diversifikasi produk, Sertu Hari S juga memetakan potensi pemasaran yang lebih agresif. Ia mendorong agar pelaku usaha memanfaatkan momentum keramaian masyarakat, seperti pasar malam hingga pameran UMKM daerah yang kerap menjadi pusat perputaran ekonomi.
Gagasan segar dari Babinsa tersebut mendapat respons positif dari pelaku usaha. Ibu Yanti mengakui bahwa masukan yang diterima menjadi pemantik motivasi baru bagi usahanya untuk terus bertumbuh.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa yang telah berkunjung dan memberikan banyak saran yang bermanfaat. Semoga usaha kami bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ungkap Ibu Yanti.
Aksi nyata melalui Komsos ini menjadi bukti konkret fungsi teritorial Babinsa di lapangan. Tidak sekadar menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, namun juga andil sebagai motor penggerak serta pendamping sektor usaha mikro demi kesejahteraan masyarakat binaan. (Berdy/Pungky)














