GRESIK || JDN – Akselerasi pembangunan di wilayah pedesaan terus dipacu melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Sebagai langkah awal pemantapan rencana, jajaran Kodim 0817/Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan survei teknis di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk memetakan sasaran fisik maupun non-fisik agar pelaksanaan TMMD tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi produktivitas warga setempat.
Survei lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0817/Gresik, Mayor Inf Siari, didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Ir. Ida Lailatus Sa’diyah, M.M. Turut hadir dalam peninjauan tersebut perwakilan Dinas Pertanian Bapak Erwanto Budi Utomo, Camat Kedamean Irwanto, S.T., M.T., Danramil 0817/03 Kedamean Kapten Inf Mashudi, serta Kepala Desa Slempit Suyitno.
Rombongan menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari akses jalan lingkungan yang mengalami kerusakan, kondisi saluran irigasi pertanian, hingga fasilitas umum lainnya yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.
Dalam keterangannya di sela peninjauan, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari menegaskan bahwa akurasi data lapangan sangat menentukan keberhasilan TMMD. Menurutnya, TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan wujud nyata pengabdian TNI untuk menjawab keluhan masyarakat.
“Melalui kegiatan survei ini, kami berharap program TMMD nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Slempit, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan warga. Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” ujar Mayor Inf Siari.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi guna memastikan efisiensi anggaran dan ketepatan waktu pengerjaan.
“Koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar seluruh tahapan pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar, efektif, dan optimal,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas CKPKP menyambut positif kolaborasi ini. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan aksesibilitas yang diharapkan mampu menekan biaya logistik hasil pertanian warga Desa Slempit.
Hingga kegiatan berakhir, suasana koordinasi di lapangan terpantau cair dan kooperatif. Program TMMD di Desa Slempit ini diproyeksikan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan di wilayah selatan Gresik, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pen0817)











