SIDOARJO || JDN -Momentum kebersamaan organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Pada Jumat sore (23/01/2026), Sekretariat Bersama (Sekber) GOR Delta Sidoarjo resmi dibuka sebagai wadah integrasi komunikasi lintas elemen masyarakat.
Bertempat di Jl. Pahlawan Wismasarinadi, peresmian yang dihadiri sekitar 100 perwakilan dari berbagai organisasi ini berlangsung khidmat. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Forkopimda Sidoarjo, di antaranya Sekban Bakesbangpol Hari Subagio, Kanit Reskrim Polsekta Sidoarjo AKP Junaidi, serta Danramil 0816/16 Waru Kapten Cba Saifudin.
Ketua Panitia sekaligus inisiator Sekber, Suryanto, menegaskan bahwa kehadiran kantor bersama ini merupakan jawaban atas fenomena organisasi yang selama ini cenderung berjalan sendiri-sendiri.
”Selama ini kita menyadari masing-masing organisasi punya potensi besar, tapi seringkali belum terintegrasi. Sekber ini adalah ‘rumah bersama’ untuk duduk sejajar, saling mendengarkan, dan merancang program kolaboratif yang dampaknya benar-benar dirasakan warga Sidoarjo,” ujar Suryanto dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa Sekber bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol gerakan Elemen Masyarakat Bergerak. Prinsip gotong royong dan kemandirian menjadi pondasi utama agar masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi mampu menjadi motor solusi atas tantangan daerah.
”Kami tidak ingin ini hanya seremonial. Ini adalah awal dari gerakan berkelanjutan untuk mendorong inovasi dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo secara riil,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pemkab Sidoarjo, Hari Subagio, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat yang terorganisir akan mempercepat pembangunan di wilayah Sidoarjo.
Acara peresmian ini ditandai dengan pembacaan doa bersama, pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial, dan puncaknya dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut berbagai tokoh dari LSM Sidoarjo, Pembina Yayasan Rekso Ati, Ketua FKPPI, Aliansi Warga Sidoarjo (AWAS), serta gabungan LSM Seven Sidoarjo. Kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WIB dengan situasi yang kondusif, menandai dimulainya babak baru kolaborasi masyarakat sipil di Kota Udang.(Ita)














