PAMEKASAN || JDN – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan melakukan terobosan kreatif untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak di wilayah hukumnya. Melalui inovasi “Motor Pintar”, para personel Bhabinkamtibmas menyulap kendaraan dinas menjadi perpustakaan keliling yang menyasar pemukiman warga hingga pelosok desa.
Langkah ini merupakan upaya nyata Korps Bhayangkara dalam menjemput bola demi mencerdaskan generasi muda, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa program ini didasari semangat untuk menjadi sahabat anak sekaligus motor penggerak minat baca.
”Kami ingin Polri hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai sahabat anak sekaligus pendukung literasi. Melalui Motor Pintar ini, personil Bhabinkamtibmas membawa berbagai buku bacaan edukatif langsung ke permukiman warga,” ujar IPDA Yoni Evan saat dikonfirmasi, Jumat (10/04).
Program ini secara khusus menyasar anak-anak pada masa libur sekolah, waktu senggang setelah pulang sekolah, maupun saat di luar jam pelajaran formal. Kehadiran personel Bhabinkamtibmas dengan seragam lengkap yang humanis pun memancing antusiasme tinggi dari anak-anak di pedesaan.
IPDA Yoni Evan menekankan bahwa akses terhadap literasi harus merata, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan jarak untuk menjangkau perpustakaan umum di pusat kota.
”Ini bukan sekadar membaca buku. Di sana juga terjalin komunikasi antara polisi dan anak-anak, sehingga kita bisa menanamkan nilai-nilai disiplin dan cinta tanah air sejak dini,” tuturnya.
Lebih lanjut, pihak Polres Pamekasan berharap program ini dapat menjadi jembatan ilmu pengetahuan bagi generasi muda di Kabupaten Pamekasan. Dengan rutinnya kunjungan Motor Pintar, diharapkan kebiasaan membaca tetap terjaga meskipun anak-anak sedang tidak berada di lingkungan sekolah.
”Kami berharap dengan adanya Motor Pintar, minat baca anak-anak di Pamekasan semakin meningkat meskipun mereka sedang tidak berada di lingkungan sekolah,” pungkas IPDA Yoni Evan.
Inovasi ini menjadi representasi semangat Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), di mana peran kepolisian tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.(MLDN)











