Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Menapak Jejak Para Pejuang, Danrem Bhaskara Jaya Teguhkan Semangat Pengabdian

×

Menapak Jejak Para Pejuang, Danrem Bhaskara Jaya Teguhkan Semangat Pengabdian

Sebarkan artikel ini

Surabaya || JDN – Sejarah tidak selalu harus dibaca dari buku. Di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November, sejarah terasa hadir dalam keheningan. Setiap pusara menjadi pengingat tentang keberanian dan pengorbanan orang-orang yang pernah mempertaruhkan hidupnya demi menjaga tanah air.

Nuansa penuh penghormatan itu mengiringi Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut di TMP 10 November, Jalan Mayjen Sungkono No.190, Dukuh Pakis, Surabaya, Senin (7/9/2026). Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir turut hadir bersama jajaran TNI dan unsur terkait.

Ziarah dipimpin Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah. Prosesi berlangsung khidmat, diawali penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian peletakan karangan bunga dan doa bersama. Kesederhanaan rangkaian tersebut justru menghadirkan makna yang dalam: ada pengorbanan besar di balik kehidupan bangsa yang dinikmati hari ini.

Bagi Brigjen TNI Kohir, berziarah ke makam pahlawan merupakan kesempatan untuk kembali memahami arti sebuah pengabdian. Prajurit tidak hanya dituntut kuat dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki keteguhan hati untuk menempatkan kepentingan bangsa dan rakyat sebagai bagian utama dari pengabdiannya.

“Ketika kita berada di tempat seperti ini, kita kembali diingatkan bahwa perjalanan bangsa dibangun oleh orang-orang yang rela memberikan apa yang mereka miliki, bahkan nyawanya. Semangat itulah yang harus kita jaga dan kita wujudkan dalam tugas kita sekarang,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Danrem menegaskan, penghormatan terhadap pahlawan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Warisan perjuangan harus diterjemahkan dalam karakter prajurit yang disiplin, setia kepada tugas, berani mengambil tanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Pengabdian yang baik, menurutnya, adalah pengabdian yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Danrem juga mengingatkan bahwa medan pengabdian terus berubah. Tantangan bangsa saat ini tidak selalu berbentuk ancaman fisik, tetapi juga berbagai persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran, komunikasi dan kerja bersama. Karena itu, TNI perlu terus memperkuat soliditas internal serta membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Semangat para pahlawan harus menjadi kekuatan moral bagi kita. Apa yang mereka lakukan adalah bentuk pengabdian pada masanya. Kita pun memiliki tugas dan tantangan pada masa sekarang, dan harus menjawabnya dengan kerja nyata, profesionalisme serta ketulusan,” katanya.

Danrem berharap peringatan HUT ke-81 TNI AL dapat menjadi momentum untuk memperbarui tekad seluruh prajurit dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Ziarah boleh berakhir ketika langkah meninggalkan makam, tetapi nilai perjuangan yang ditemukan di sana harus tetap dibawa dalam setiap tugas, keputusan dan pengabdian kepada rakyat. (Penrem 084)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *