Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Ledakan Rumah Makan di Pakuwon City Surabaya Rusak 41 Bangunan, Polisi Buka Suara

×

Ledakan Rumah Makan di Pakuwon City Surabaya Rusak 41 Bangunan, Polisi Buka Suara

Sebarkan artikel ini

SURABAYA || JDN –  Ledakan dahsyat melanda Rumah Makan (RM) Nasi Tempong Sri Dewi yang berlokasi di Klaster San Antonio Ruko N1 Nomor 62, Perumahan Pakuwon City, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan ruko serta mencederai lima orang karyawan.

​Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan, mengonfirmasi bahwa ledakan dipicu oleh kebocoran gas LPG bertekanan tinggi. Kepastian ini diperoleh setelah tim Penjinak Bom (Jibom) selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

​”Dari hasil penyelidikan kami, untuk unsur bahan peledak ataupun unsur-unsur yang mengandung dari bom itu tidak kami temukan. Tapi lebih ke arah ledakan akibat tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan,” ujar Kombes Luthfie Sulistiawan.

​Dugaan awal mengarah pada kebocoran selang tabung LPG berukuran 50 kg yang berada di area dapur. Kebocoran tersebut memicu konsentrasi gas dalam ruangan hingga merembet ke dua tabung gas berkapasitas sama. Petugas menemukan tiga tabung gas 50 kg dua berwarna oranye dan satu berwarna putih dalam kondisi kosong di lokasi kejadian.

​Sebelum dentuman keras terjadi, koki rumah makan sempat mencium bau gas yang menyengat, disusul bunyi alarm detektor LPG. Namun, karena gas menyebar amat cepat, para karyawan tidak sempat menyelamatkan diri sebelum ledakan menghancurkan area ruko.

​Dahsyatnya gelombang tekanan ledakan berimbas pada lingkungan sekitar. Tercatat sedikitnya 41 bangunan mengalami kerusakan, terutama pada bagian kaca yang pecah berhamburan.

​Sebanyak lima orang korban, yang terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan, telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga saat ini, kepolisian masih memasang garis polisi di lokasi kejadian guna mendalami investigasi lebih lanjut. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *