JEMBER || JDN – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) Kabupaten Jember menggelar Rapat Kerja Tahunan pada Selasa (21/4/2026). Momentum ini menjadi ajang evaluasi total sekaligus penekanan terhadap kemandirian organisasi dalam menyusun program kerja ke depan.
Ketua DPC PROGIB Jember, Subakri Firdaus, dalam arahannya meminta seluruh jajaran pengurus untuk menanggalkan sikap pasif. Ia menegaskan bahwa setiap bidang harus mampu menjalankan fungsinya secara maksimal, termasuk memberikan pendampingan intensif kepada pengurus tingkat Anak Cabang (PAC).
”Diharapkan seluruh pengurus dapat bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu memberikan pendampingan yang baik kepada pengurus di tingkat Anak Cabang (PAC),” ujar Subakri di hadapan para kader.
Subakri juga memberikan instruksi keras agar setiap divisi tidak hanya menjadi “penonton” atau sekadar menunggu instruksi dari struktur yang lebih tinggi maupun kebijakan pemerintah. Ia menuntut adanya riset dan penemuan inovasi baru di tingkat lokal.
”Jangan hanya mengharapkan program dari organisasi atau menunggu kebijakan pemerintah. Ketua bidang harus mampu melakukan riset, discovery, dan menciptakan inovasi sendiri. Semuanya harus punya semangat, jangan sekadar menggantungkan pada arahan semata,” tegasnya.
Penyelenggaraan rapat tahunan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Memanfaatkan momentum tersebut, Subakri memberikan motivasi khusus kepada para anggota perempuan atau Srikandi PROGIB Jember agar terus mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa.
”Kepada seluruh Srikandi, teruslah kobarkan semangat juang dan berkarya demi kemajuan bangsa dan negara. Jangan pernah kendor, jiwai terus semangat perjuangan Ibu RA Kartini dalam setiap langkah pengabdian,” pungkasnya.
Langkah taktis DPC Jember ini mendapat sambutan positif dari Ketua DPW PROGIB Jawa Timur, Soemardi Priono. Menurutnya, musyawarah tahunan merupakan instrumen wajib untuk menjaga kesehatan roda organisasi.
”Kegiatan seperti ini sudah seharusnya dan wajib dilakukan. Ini menjadi wadah evaluasi kinerja, agar kita bisa melihat sejauh mana roda organisasi berjalan, mengetahui pencapaian, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi untuk dicarikan solusinya,” jelas Soemardi.
Melalui rapat tahunan ini, PROGIB Jember diharapkan bertransformasi menjadi organisasi yang lebih solid, mandiri secara gagasan, dan memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat Jember. (MLDN)














