KEDIRI KOTA, JDN – Memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Seksi Hubungan Masyarakat (Sie Humas) Polres Kediri Kota menggelar aksi kemanusiaan berupa bakti sosial (baksos) dan donor darah pada Selasa (20/10/2026). Langkah nyata ini dilakukan guna memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Humas Polres Kediri Kota, AKP Sundari, tersebut mengusung tema besar nasional: “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri.”
Dalam aksi bakti sosial, jajaran Sie Humas membagikan paket sembako dengan sasaran warga yang membutuhkan, seperti para tukang becak dan keluarga kurang mampu di wilayah Kota Kediri.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meredam beban ekonomi harian warga sekaligus menjadi bukti hadirnya Polri di tengah masyarakat.
Tak hanya pembagian sembako, jajaran Polres Kediri Kota juga menyambangi Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri di Kelurahan Semampir untuk melaksanakan donor darah. Aksi donor darah ini ditujukan untuk menambah stok kantong darah PMI demi membantu para pasien yang membutuhkan transfusi cepat.
Kasi Humas Polres Kediri Kota, AKP Sundari, menegaskan bahwa momentum peringatan HUT Humas Polri ke-75 ini diterjemahkan ke dalam program kerja nyata yang berdampak langsung bagi publik.
”Melalui kegiatan ini, jajaran Sie Humas berupaya menerjemahkan semangat Hari Jadi Humas Polri ke-75 menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar AKP Sundari.
Ia menambahkan, peringatan hari jadi ini tidak sekadar menjadi momentum rutin untuk memperkuat peran kehumasan dalam penyampaian informasi dan komunikasi publik, melainkan juga wadah menumbuhkan jiwa gotong royong dan kemanusiaan.
”Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui kepedulian serta kontribusi nyata bagi sesama,” tambahnya.
Sejalan dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri,” kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi kepolisian melalui pendekatan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kondisi sosial sekitar. (Red/MLDN)














