Gresik, JDN – Semangat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah mengiringi pelepasan atlet dan ofisial Kontingen Kabupaten Gresik yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, Selasa (27/10/2026), menjadi momentum untuk meneguhkan kesiapan para atlet dalam menghadapi kompetisi sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat Gresik.
Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T., Kasdim 0817/Gresik Mayor Arm Erwin Sahputra, serta Kapolres Gresik yang diwakili Kasat Binmas AKP M. Nur Setyabudi, S.Tr.K., M.Si.
Turut hadir Ketua KONI Kabupaten Gresik dr. Anis Ambiyo Putri, Kepala BPJS Kabupaten Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Dr. S. Hariyanto, S.Pd., M.M., serta sejumlah tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Gresik.
Rangkaian acara diawali dengan kedatangan para undangan, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan doa bersama. Suasana khidmat tersebut menjadi awal dari kegiatan yang sarat makna, sekaligus membangun optimisme bagi para atlet dan ofisial yang akan membawa nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menyampaikan pesan terkait kesiapan kontingen serta pentingnya pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi, bakat, dan karakter generasi muda. Ajang Popda dan Peparpeda diharapkan menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh atlet serta ofisial. Keikutsertaan kontingen Gresik dalam Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga daerah, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah merupakan modal penting dalam meraih prestasi.
Sebagai bentuk dukungan dan penyemangat bagi para peserta, Bupati Gresik secara simbolis menyematkan jaket kontingen kepada perwakilan atlet. Prosesi tersebut menjadi tanda pelepasan sekaligus membawa pesan agar seluruh anggota kontingen dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung sportivitas, dan menjaga nama baik Kabupaten Gresik selama mengikuti pertandingan.
Keikutsertaan dalam Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur juga menjadi wujud komitmen daerah dalam mendorong kemajuan olahraga yang inklusif. Para atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan secara maksimal, baik melalui keunggulan teknik dan fisik maupun ketekunan, keberanian, serta semangat untuk terus berkembang.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan organisasi olahraga dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap pembinaan generasi muda. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya atlet berprestasi, sekaligus membangun karakter generasi penerus yang disiplin, tangguh, dan memiliki daya saing.
Kasdim 0817/Gresik Mayor Arm Erwin Sahputra yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada para atlet dan ofisial yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang olahraga tingkat provinsi bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, membangun mental bertanding, serta menunjukkan hasil latihan dan pembinaan yang telah dijalani.
Ia juga berpesan agar para atlet senantiasa menjaga disiplin, kesehatan, kekompakan, dan semangat juang selama mengikuti pertandingan. “Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik. Menang atau kalah merupakan bagian dari kompetisi, tetapi semangat, kerja keras, dan sikap pantang menyerah harus selalu menjadi pegangan. Jadikan kesempatan ini untuk mengharumkan nama Kabupaten Gresik,” pesannya.
Lebih lanjut, Kasdim menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi juga dari dukungan pelatih, ofisial, keluarga, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet. Karena itu, kebersamaan dan semangat saling mendukung perlu terus dijaga agar para atlet dapat bertanding dengan optimal serta memperoleh pengalaman berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi Kabupaten Gresik, Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur Tahun 2026 diharapkan menjadi ajang untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar, membuka peluang lahirnya bibit atlet potensial, dan menumbuhkan kebanggaan daerah. Lebih dari sekadar perolehan medali, partisipasi tersebut menjadi bagian dari proses membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah, unsur terkait, atlet, serta ofisial kontingen. Melalui pelepasan ini, seluruh kontingen Kabupaten Gresik diharapkan dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, dan membawa pulang prestasi terbaik pada Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur Tahun 2026.(Pen0817).













