Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Ditemukan Meninggal di Rumah Gelap, Warga Pamolokan Sumenep Diduga Sakit

×

Ditemukan Meninggal di Rumah Gelap, Warga Pamolokan Sumenep Diduga Sakit

Sebarkan artikel ini

SUMENEP || JDN – Warga Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria berinisial MR (37) di dalam rumahnya di Jalan HP Kusuma, RT 003/RW 002, Rabu (7/10/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

​Korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga bersama pengurus RT setempat setelah kecurigaan muncul akibat rumah korban yang gelap gulita.

​Peristiwa ini terungkap saat ayah korban, Suharto, pulang dari kegiatan tahlilan sekitar pukul 19.00 WIB. Suharto mendapati rumah anaknya dalam keadaan mati lampu. Panggilan dan ketukan pintu berulang kali tidak membuahkan hasil.

​Merasa curiga, Suharto kembali ke lokasi pada pukul 20.30 WIB bersama keponakannya dan Ketua RT setempat. Karena tidak ada respons dari dalam, Ketua RT berinisiatif membuka jendela rumah. Saat itulah korban terlihat sudah tidak bernyawa, hingga kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sumenep Kota.

​Menanggapi laporan warga, jajaran kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi. Petugas yang turun ke tempat kejadian perkara (TKP) meliputi Kapolsek Sumenep Kota AKP Agus Rusdiyanto, personel Pamapta, piket Reskrim, Tim Inafis Polresta Sumenep, Kanit Reskrim Polsek Sumenep Kota Aiptu Nurul Huda S.N., S.H., beserta jajaran Unit Intel dan SPKT.

​Berdasarkan keterangan keluarga, sehari sebelum kejadian, tepatnya Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, korban sempat mendatangi rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari TKP. Saat itu, korban mengeluhkan sakit kepala bagian belakang serta meminta obat dan makanan.

​Kapolsek Sumenep Kota, AKP Agus Rusdiyanto, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan proses medis lebih lanjut.

​“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian. Dari pihak keluarga menyampaikan bahwa korban meninggal dunia dan keluarga telah mengikhlaskan serta tidak menghendaki dilakukan visum atau autopsi luar,” ujar AKP Agus Rusdiyanto.

​Meski pihak keluarga menolak otopsi, pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur pemeriksaan untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kematian korban. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *