Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Direksi Baru Perumda Delta Tirta Resmi Bertugas, Tekan Kebocoran Air dan Targetkan 90 Ribu Pelanggan

×

Direksi Baru Perumda Delta Tirta Resmi Bertugas, Tekan Kebocoran Air dan Targetkan 90 Ribu Pelanggan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO  || JDN – Jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo resmi memulai masa bakti periode 2026–2031. Langkah awal tata kelola perusahaan daerah ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Kinerja dan Surat Pernyataan Direksi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (3/9/2026).

​Penandatanganan tersebut menjadi komitmen legitiimasi jajaran direksi dalam merealisasikan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan air bersih bagi warga Kabupaten Sidoarjo selama lima tahun ke depan.

​Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rohman, menegaskan bahwa perbaikan kualitas layanan dan penanganan masalah teknis harus menjadi prioritas utama penugasan baru ini. Salah satu indikator krusial yang disoroti Pemkab Sidoarjo adalah penekanan Tingkat Kehilangan Air (TKA) atau Non-Revenue Water (NRW).

​“Yang paling penting adalah kualitas pelayanan. Apa yang menjadi kekurangan harus bisa diperbaiki, termasuk bagaimana tingkat kehilangan airnya. Harapannya target-target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Ainur di Pendopo Delta Wibawa.

​Ainur menambahkan, penurunan angka kebocoran air akan menjadi alat ukur utama evaluasi keberhasilan manajemen baru. 

“Kalau tingkat kehilangan air bisa ditekan, itu menjadi salah satu ukuran keberhasilan kinerja. Semua tentu kembali pada bagaimana pelaksanaan kontrak kinerja tersebut,” tegasnya.

​Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Luhur Pambudi Mulyono, menyatakan kesiapannya menjalankan poin-poin yang tertuang dalam dokumen komitmen tersebut. Ia menegaskan, setiap target kinerja memiliki konsekuensi langsung terhadap pimpinan perusahaan.

​“Target yang ada sudah kita persiapkan untuk lima tahun ke depan dan harus kita laksanakan. Kontraknya sudah jelas dan tentu ada konsekuensinya terhadap capaian kinerja,” kata Luhur.

​Guna menekan angka kebocoran air secara teknis, Luhur menjelaskan pihaknya bakal menerapkan sistem manajemen tekanan air (pressure management) pada seluruh jaringan distribusi utama. Langkah ini dinilai efektif agar suplai air yang telah diproduksi terdistribusi optimal tanpa banyak terbuang.

​Selain pembenahan teknis, Perumda Delta Tirta mematok target ekspansi yang cukup agresif. Saat ini, cakupan pelayanan air bersih di Sidoarjo baru mencapai kisaran 30 persen. Dalam kurun lima tahun ke depan, manajemen menargetkan angka tersebut melonjak hingga melampaui 50 persen.

​Peningkatan cakupan tersebut berbanding lurus dengan target penambahan basis pelanggan baru hingga mencapai 90 ribu Sambungan Rumah (SR).

​“Untuk cakupan pelayanan, targetnya 90 ribu sampai lima tahun ke depan. Saat ini masih sekitar 21 ribu target hingga tahun ini, sehingga ini menjadi pekerjaan besar yang harus kami lakukan secara bertahap,” jelasnya.

​Optimisme penyerapan target tersebut disokong oleh keandalan pasokan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan. 

Optimalisasi sumber Umbulan dan pembenahan jaringan distribusi diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian target pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

​”Yang utama adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat semakin baik, karena hal ini juga masuk di visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo,” pungkas Luhur. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *