Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Dihadiri Tokoh PBNU dan Ulama Sepuh Jatim, Bupati Subandi Hadiri Haul Masyayikh Al-Khoziny

×

Dihadiri Tokoh PBNU dan Ulama Sepuh Jatim, Bupati Subandi Hadiri Haul Masyayikh Al-Khoziny

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Suasana religius menyelimuti halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Sabtu (17/1/2026) malam. Ribuan jemaah dan santri memadati lokasi untuk mengikuti Tahlil Bersama dalam rangka Haul Masyayikh sekaligus peringatan 100 hari wafatnya para Syuhada Al-Khoziny.

​Acara ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) dan pengasuh pesantren berpengaruh di Jawa Timur. Di antaranya adalah Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, KH Fuad Noerhasan (Sidogiri), KH Kafabihi Mahrus (Lirboyo), KH Ubaidul Faqih (Langitan), serta Ketua PCNU Bangkalan KH Makki Nasir.

Example 300x600

​Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH., M.Kn., yang hadir langsung di tengah-tengah para ulama, menyatakan bahwa haul merupakan bentuk nyata bakti generasi penerus terhadap guru dan sesepuh yang telah meletakkan fondasi keilmuan.

​”Haul ini adalah momentum penting bagi kita untuk mengenang serta mendoakan para masyayikh dan ulama terdahulu. Mari kita renungkan kembali perjuangan mereka dalam menegakkan agama serta meneladani akhlak dan keteguhan iman yang telah diwariskan kepada kita semua,” ujar Subandi dalam sambutannya.

​Selain mengenang para pendiri pesantren, acara ini juga dibalut suasana haru saat memperingati 100 hari wafatnya para Syuhada Al-Khoziny. Bupati Subandi memberikan penghormatan khusus dengan menyebut mereka wafat dalam kondisi terbaik.

​”Mereka adalah sosok yang wafat dalam kondisi husnul khotimah karena sedang berjuang menuntut ilmu dan menjaga kehormatan agama. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan para masyayikh dan santri, serta tetap istiqomah dalam menegakkan syariat Islam, khususnya di Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.

​Pengasuh Ponpes Al-Khoziny, KH Abdussalam Mujib, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para ulama sepuh, pejabat pemerintah, serta keluarga syuhada. Ia juga menyinggung pentingnya dukungan berbagai pihak dalam pengembangan sarana pendidikan dan ibadah di pesantren.

​”Terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak, termasuk bantuan dalam pembangunan kembali mushala di Ponpes Al-Khoziny. Semoga kehadiran dan amal jariyah kita semua dicatat oleh Allah SWT sebagai amalan terbaik,” tutur KH Abdussalam Mujib.

​Di akhir sambutannya, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat Sidoarjo untuk terus mempererat tali ukhuwah (persaudaraan) guna menjaga kondusivitas daerah. Acara kemudian dipungkasi dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama sepuh, memohon keberkahan bagi keluarga besar pesantren dan kemaslahatan seluruh warga Sidoarjo.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *