Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Diduga Intimidasi Konsumen, Aliansi Masyarakat Sipil Bakal Demo KSP Kemuning Mitra Sempada Sidoarjo

×

Diduga Intimidasi Konsumen, Aliansi Masyarakat Sipil Bakal Demo KSP Kemuning Mitra Sempada Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO || JDN – Eskalasi ketegangan terkait perlindungan konsumen di Jawa Timur kembali meningkat. Sejumlah elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK) Group bersama Masyarakat Sipil dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa damai besar-besaran pada Kamis, 4 Juni 2026 mendatang.

​Aksi massa ini dipicu oleh mencuatnya dugaan tindakan intimidasi, baik secara psikologis maupun fisik, yang menyasar masyarakat kecil dan konsumen di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, gelombang massa yang terdiri dari aktivis, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga warga terdampak diproyeksikan akan memadati kawasan depan Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kemuning Mitra Sempada. Kantor koperasi tersebut berlokasi di Jl. Raya Kahuripan, Ruko Avenue No. 7, Sidoarjo. Aksi moral ini rencananya akan berlangsung secara maraton mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB.

​Ketua Harian YALPK Group, Brahmada Pratama Putra, S.H., CPLA, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan respons konkret atas aduan masyarakat bawah yang hak-hak hukumnya diduga telah dilanggar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

saat dikonfirmasi pada Selasa (2/6/2026), Brahmada menyatakan bahwa YALPK tidak akan tinggal diam melihat adanya praktik-praktik tekanan yang merugikan konsumen.

​”Aksi ini adalah murni gerakan moral demi menegakkan supremasi hukum dan keadilan bagi masyarakat kecil. Kami melihat ada pola-pola intimidasi yang sudah sangat meresahkan konsumen. Sebagai lembaga yang konsen pada perlindungan konsumen, kami menuntut agar segala bentuk tekanan—baik psikologis maupun fisik segera dihentikan!” tegas Brahmada.

​Ia juga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk bersikap proaktif dalam menyikapi persoalan ini agar konflik tidak berlarut-larut.

​”Kami turun ke jalan dengan damai, namun membawa misi yang tegas. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk tidak menutup mata dan segera melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap legalitas serta operasional lembaga yang bersangkutan. Perlindungan hukum harus berdiri tegak, adil, dan transparan tanpa pandang bulu,” tambahnya.

​Dalam aksi yang akan digelar lusa, aliansi masyarakat sipil ini mengusung empat tuntutan utama yang akan disampaikan secara terbuka di hadapan publik.

Hentikan Intimidasi, Mendesak dihentikannya segala bentuk dugaan tindakan intimidasi, ancaman, dan tekanan terhadap masyarakat kecil.

Patuhi UU Perlindungan Konsumen, Menuntut penghormatan penuh terhadap hak-hak konsumen dan masyarakat luas sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Desak Investigasi Aparat, Mendukung penuh aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan investigasi dan pemeriksaan komprehensif terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum yang terjadi.

Keadilan Hukum, Mewujudkan perlindungan hukum yang adil, setara, dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen KSP Kemuning Mitra Sempada belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana aksi unjuk rasa maupun tudingan dugaan intimidasi yang dialamatkan kepada pihak mereka.

​Awak media masih terus berupaya menghubungi pengurus koperasi guna mendapatkan klarifikasi berimbang demi memenuhi hak jawab dan perimbangan informasi (cover both sides). (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *