SIDOARJO || JDN – Bupati Sidoarjo H. Subandi berkantor sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).
Langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi, memicu percepatan pekerjaan infrastruktur, serta memastikan program pembangunan pada triwulan III 2026 berjalan tepat waktu.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Plh. Sekretaris Daerah Mohammad Ainur Rohman, Asisten Perekonomian Bahrul Amig, Asisten Administrasi Umum Fenny Apridawati, Inspektur Kabupaten Sidoarjo Andjar Soerjadianto, serta Kepala BKD Ahmad Misbachul Munir.
Dalam pengarahannya, Subandi menekankan pentingnya soliditas dan evaluasi atas catatan pekerjaan tahun 2025 agar kendala serupa tidak terulang kembali.
“Banyak PR yang masih harus kita selesaikan. Kita ingatkan kembali bahwa kekompakan dan kerja sama ini kunci utama. Saya tidak mau dengan banyaknya PR di PUBM SDA, masih ada kegiatan yang tertinggal,” tegas Subandi.
Ia menambahkan, pembinaan menyeluruh diberikan mulai dari tingkat sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, hingga jajaran staf untuk memastikan seluruh program fisik maupun non-fisik berjalan tepat sasaran dan berkualitas tinggi.
“Saran dan masukan kita berikan semuanya. Mudah-mudahan kehadiran rombongan dari Plh. Sekda, Bappeda, hingga para asisten ini menjadi dorongan semangat bagi Dinas PUBM SDA. Tugas Bupati adalah mengingatkan. Jika semua arahan dijalankan, saya yakin tidak ada proyek yang terlambat,” ujarnya optimistis.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo Mukhammad Makhmud menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembenahan internal demi mengoptimalkan tata kelola pekerjaan.
“Alhamdulillah, masukan dari Pak Bupati beserta jajaran akan menjadi bahan perbaikan tata kelola di lingkungan PUBM SDA. Harapan kami ke depan seluruh program dapat terealisasi dengan baik,” kata Makhmud.
Selain evaluasi internal, Subandi juga membeberkan progres signifikan pembebasan lahan untuk proyek strategis Flyover Gedangan. Saat ini, proses pengukuran lahan dan penyusunan peta bidang untuk sisi utara maupun selatan terus berjalan.
Tahapan berikutnya adalah penilaian harga tanah (appraisal) yang dijadwalkan mulai berjalan esok hari dengan estimasi waktu penyelesaian sekitar dua minggu.
“Mulai besok Pak Makhmud, Kepala Dinas PUBM SDA, akan segera melakukan appraisal karena proses ini membutuhkan waktu dua minggu,” jelas Subandi.
Guna mengantisipasi kendala pembebasan lahan, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan mekanisme konsinyasi atau penitipan uang ganti rugi di pengadilan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Sementara dari sisi anggaran, Subandi memastikan kesiapan dana alokasi pembebasan lahan secara bertahap.
“Tahun 2026 kita alokasikan Rp225 miliar untuk pembebasan lahan, sedangkan sisanya akan dianggarkan pada 2027,” pungkasnya. (*)














