Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar Baru, Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Sesuai HET

×

Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar Baru, Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Sesuai HET

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik pada Selasa (8/9/2026) pagi. Langkah ini diambil untuk mengawal stabilitas harga, keterjaminan mutu, serta memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kabupaten Gresik tetap aman.

​Sidak lintas sektoral tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo, didampingi Kanit III Pidsus Iptu Komang Andhika Haditya. Pengawasan ini turut melibatkan gabungan instansi teknis, meliputi Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Perekonomian, Dinas PTSP Kabupaten Gresik, hingga jajaran pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya.

​Dalam penyisiran ke sejumlah agen dan pedagang—seperti Toko Edi Jaya, Toko Aisiyah, Toko H. Saroah, dan Toko Hariyadi—petugas memeriksa secara detail kondisi fisik beras, kecukupan pasokan, hingga kepatuhan pedagang terhadap kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET).

​Berdasarkan hasil pantauan lapangan, harga beras premium tercatat stabil di angka Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog tersalurkan dengan harga sekitar Rp12.000 per kilogram.

​Mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kasat Reskrim AKP Mohammad Prasetyo menegaskan bahwa kondisi komoditas pangan pokok di Kabupaten Gresik, khususnya beras, berada dalam kategori aman dan terkendali.

​“Hasil pengecekan langsung di Pasar Baru Gresik menunjukkan harga beras, baik premium maupun SPHP, relatif stabil dan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Ketersediaan stok juga dipastikan aman,” ujar AKP Mohammad Prasetyo di sela-sela kegiatan.

​Prasetyo menambahkan, pengawasan ketat ini merupakan langkah preventif kepolisian dan pemerintah daerah guna melindungi daya beli masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar. Selain itu, pemantauan berkala ini difungsikan untuk memetakan jalur distribusi sekaligus menutup ruang gerak oknum spekulan.

​“Monitoring ini penting untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat luas,” tegasnya.

​Satgas Pangan Polres Gresik berkomitmen melanjutkan pengawasan secara berkelanjutan di rantai distribusi pasar lainnya. Sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat memelihara stabilitas iklim perdagangan daerah serta menjamin keterjangkauan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *