GRESIK || JDN – Menjawab tantangan pesatnya perkembangan teknologi digital, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar Sosialisasi dan Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) bagi ratusan pelajar SMAN 1 Gresik, Rabu (19/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat literasi digital sekaligus mencegah generasi muda menjadi korban maupun pelaku kejahatan siber.
Sebanyak 150 siswa bersama para wali kelas memadati Ruang Laboratorium Komputer SMAN 1 Gresik. Mereka antusias menyimak materi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
Tim edukasi Polres Gresik dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama Kaurmintu Satreskrim Ipda Dani Rekso.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa pembekalan literasi digital bagi generasi muda merupakan langkah krusial dalam menciptakan ekosistem ruang siber yang aman dan kondusif.
“Harapannya, pembekalan ini dapat mencetak generasi muda yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Dalam paparannya, tim edukasi mengimbau para siswa agar tidak menelan mentah-mentah informasi yang dihasilkan oleh sistem AI. Pelajar diminta selalu melakukan verifikasi data (fact-checking), menjaga kerahasiaan data pribadi di platform digital, serta mengedepankan etika dalam memanfaatkan AI untuk menunjang proses belajar dan kreativitas.
Langkah preventif kepolisian ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Gresik, Irfan, menilai pemahaman mendalam tentang AI sangat dibutuhkan siswa sebagai benteng diri dari potensi penyalahgunaan teknologi.
“Edukasi ini sangat bermanfaat bagi para siswa sebagai sarana pencegahan terjadinya tindak kejahatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini dari Polres Gresik dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” tutur Irfan saat menyambut rombongan Polres Gresik.
Melalui edukasi berkelanjutan ini, Polres Gresik berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga kritis, produktif, dan bijaksana dalam berinteraksi di dunia digital. (MLDN/Berdy)














