GRESIK || JDN – Niat menghabiskan waktu dengan memancing justru berujung musibah bagi Suwandi (45), warga Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Pria tersebut dilaporkan hilang tenggelam di tambak milik H. Nur Qomari yang berada di Dusun Putatlor, Desa Putatlor, Menganti, pada Kamis (20/8/2026) siang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya tengah beraktivitas memancing. Ketika saksi menghentikan kegiatan sejenak untuk menjalankan ibadah shalat Dzuhur, joran pancing milik korban mendadak disambar ikan hingga terseret ke tengah tambak berkedalaman sekitar 7 meter tersebut.
Secara refleks, korban nekat melompat ke air demi mengejar alat pancingnya. Saksi yang mendengar teriakan minta tolong langsung berupaya melakukan pertolongan dan menyelam, namun tubuh korban dengan cepat menghilang dari permukaan.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., mengonfirmasi adanya insiden tersebut. Pihaknya bersama unsur gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan warga.
”Kami langsung mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan data saksi, serta berkoordinasi dengan tim SAR dari BPBD, Pol Airud, hingga bantuan personil TNI AL untuk melakukan pencarian intensif di area tambak,” ujar AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).
AKP Arif menambahkan, luas area tambak yang mencapai rentang lebar 70 meter, panjang 150 meter menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, namun memang dikenal sangat gemar memancing meski kerap diingatkan untuk berhati-hati.
Hingga Kamis sore pukul 17.00 WIB, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan awal untuk menemukan keberadaan korban. Petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan atau tambak dalam. (MLDN)














