Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Belasan Siswa SDI Arahmah Sidoarjo Masuk UGD, Dinkes Sidoarjo Selidiki Penyebabnya

×

Belasan Siswa SDI Arahmah Sidoarjo Masuk UGD, Dinkes Sidoarjo Selidiki Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO || JDN – Sebanyak 19 siswa Sekolah Dasar Islam (SDI) Arahmah, Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, harus mendapatkan penanganan medis secara intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Assakinah Medika, Jumat (07/08/2026). Peristiwa mendadak yang menimpa belasan murid tersebut menarik perhatian publik, meski penyebab pasti gangguan kesehatan para siswa masih menunggu investigasi resmi.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, penanganan medis bagi para siswa sempat diwarnai ketegangan kecil di area UGD. Sejumlah awak media yang berusaha melakukan konfirmasi dan peliputan awal sempat tertahan oleh pihak sekolah. Pihak SDI Arahmah meminta wartawan mengantongi izin terlebih dahulu sebelum mewawancarai pasien maupun mengambil gambar di area perawatan.

​Meski begitu, ketegangan mereda setelah pihak RSU Assakinah Medika membuka ruang komunikasi transparan melalui bagian Hubungan Masyarakat (Humas) rumah sakit.

​Humas RSU Assakinah Medika, Resti, membenarkan adanya belasan siswa sekolah dasar yang sedang menjalani penanganan medis darurat. Ia menegaskan bahwa seluruh perkembangan kondisi pasien telah dilaporkan secara bertahap kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo.

​“Semua dilaporkan ke Dinkes. Sementara ini ada 19 siswa (yang mendapat penanganan medis),” ujar Resti saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di lokasi.

​Mengenai dugaan penyebab medis apakah dipicu oleh konsumsi makanan, minuman, atau faktor lingkungan lainnya, Resti menjelaskan bahwa pihak rumah sakit bersama Dinkes Sidoarjo masih melakukan pemeriksaan laboratorium komprehensif. 

Keterangan medis secara rinci nantinya akan disampaikan langsung oleh instansi berwenang setelah hasil uji sampel keluar.

​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti terganggunya kesehatan 19 siswa SDI Arahmah tersebut belum dapat disimpulkan.

​Guna menjaga privasi pasien anak dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Undang-Undang Perlindungan Anak, awak media tidak melakukan pengambilan gambar yang memperlihatkan wajah maupun identitas medis siswa secara terbuka di ruang perawatan.

​Tim redaksi masih terus berupaya menghimpun konfirmasi susulan dari pihak pengelola SDI Arahmah dan Dinas Kesehatan Sidoarjo terkait kronologi awal kejadian, perkembangan kondisi para siswa, serta langkah penanggulangan yang diambil. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *