Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Konsolidasi Total, DPD PROJO Jatim Matangkan Konfercab di 38 Kabupaten/Kota

×

Konsolidasi Total, DPD PROJO Jatim Matangkan Konfercab di 38 Kabupaten/Kota

Sebarkan artikel ini

SURABAYA || JDN –  Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Relawan Jokowi (DPD PROJO) Jawa Timur bergerak cepat merapatkan barisan. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) wilayah yang digelar di Surabaya pada Sabtu (20/6), organisasi besutan relawan ini resmi mematangkan persiapan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak di 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Jawa Timur.

​Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk konsolidasi internal sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur organisasi dalam mengawal agenda nasional, termasuk rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke wilayah Jawa Timur.

​Ketua DPD PROJO Jawa Timur, Muhammad Sholeh, S.H., M.Si., MIP., yang memimpin langsung jalannya rakor menegaskan bahwa penguatan struktur hingga ke akar rumput merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.

​”Langkah ini sangat penting agar struktur kepengurusan di tingkat daerah segera terbentuk dan berjalan efektif. Tujuannya jelas: nanti saat Bapak Jokowi melakukan kunjungan atau road show ke wilayah Jawa Timur, organisasi sudah siap sepenuhnya untuk mendukung, mengawal, dan bergerak bersamaan di lapangan,” ujar Sholeh kepada media.

​Sholeh menambahkan, soliditas hingga ke level terbawah menjadi kunci utama agar setiap instruksi organisasi dapat dieksekusi secara cepat, presisi, dan tepat sasaran.

​Kendati berkomitmen mengawal penuh jalannya pemerintahan, DPD PROJO Jatim memastikan tidak akan menjadi mitra yang membebek. Sholeh menggarisbawahi bahwa posisi PROJO di Jawa Timur tetap berdiri tegak sebagai mitra strategis yang kritis namun solutif, terutama dalam mengawal implementasi Program Strategis Nasional (PSN).

​”PROJO  khususnya di Jawa Timur siap sepenuhnya mendukung program-program pemerintah, terutama Program Strategis Nasional (PSN). Namun, dukungan itu bukan berarti sikap pasif atau persetujuan tanpa catatan,” tegas Sholeh.

​Ia menambahkan, PROJO Jatim tidak akan segan-segan bersuara jika menemukan adanya ketimpangan atau kendala di lapangan.

​”Kami tetap menjaga sikap kritis yang konstruktif. Apabila dalam pelaksanaan program di wilayah Jawa Timur ditemukan hal yang belum berjalan tepat atau kurang maksimal, kami akan mengkritisi dan mengoreksinya namun selalu disertai tawaran solusi yang lebih pas, baik, dan bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya, seraya menyebut sikap tersebut sebagai wujud loyalitas sejati relawan terhadap jalannya pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.

​Selain membahas agenda makro, Rakor DPD PROJO Jatim kali ini juga membedah peta taktis organisasi secara detail. Beberapa poin krusial yang disepakati oleh seluruh pengurus daerah meliputi Penyusunan sistem rekrutmen terbuka untuk pengurus baru di tingkat DPC.

Pelaksanaan pelatihan dasar organisasi demi menyamakan visi dan misi perjuangan. Analisis kekuatan jaringan relawan berbasis wilayah di 38 kabupaten/kota.

​Sholeh pun menginstruksikan kepada seluruh DPC agar segera menuntaskan segala administrasi dan finalisasi struktur kepengurusan.

Langkah ini krusial agar pelaksanaan Konfercab serentak dapat berjalan mulus tanpa mengganggu ritme konsolidasi organisasi menyambut kedatangan tokoh-tokoh nasional ke depan.

​Menutup arahannya, pria bergelar magister ilmu politik ini meminta seluruh kader untuk merawat militansi dan memegang teguh khitah organisasi.

​”Kita lahir dari semangat gotong royong dan pengabdian. Karena itu, bergerak bersama, mengawal bersama, dan memberi solusi bersama harus jadi napas organisasi ini,” pungkas Sholeh dengan nada optimistis. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *