PASURUAN || JDN – Sebagai bagian dari strategi cooling system menjaga kondusivitas wilayah, Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan menggelar kegiatan Safari Salat Jumat di Masjid Abdurrahman, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (12/6/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan publik (trust building), sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung melalui pendekatan religius.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.50 WIB ini dihadiri oleh Kaur Bina Operasi (KBO) Satuan Binmas Polres Pasuruan, Bambang Sugeng Haryadi, S.Pd., S.Sos., bersama sejumlah tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat, serta takmir masjid setempat.
Sesudah pelaksanaan salat Jumat, Bambang diberikan kesempatan oleh takmir masjid untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam tausiyah singkatnya, ia menyoroti sejumlah persoalan sosial krusial seperti bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, serta penguatan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah basyariyah.
Menariknya, penyampaian pesan kamtibmas tersebut tidak kaku atau bersifat formal semata. Bambang membalut imbauannya dengan kontekstualisasi ayat suci Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak sengaja meninggalkan salat Jumat di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.
”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (Khoirunnas anfa’uhum linnas),” ujar Bambang di hadapan jamaah, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan bersama kepolisian.
Pendekatan humanis dan agamis yang dilakukan Polres Pasuruan ini mendapat respons positif dari pihak takmir maupun tokoh ulama yang hadir.
Takmir Masjid Abdurrahman, H. Agus Wijaya, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung pihak kepolisian yang memberikan edukasi kamtibmas dengan cara yang menyentuh hati jamaah.
Menurutnya, sesi interaksi dan tanya jawab yang dibuka setelah acara mampu mencairkan suasana dan mempererat hubungan emosional antara warga dan Polri.
Apresiasi serupa datang dari perwakilan dunia pesantren. Gus Irham dari Pondok Pesantren Nuruddholam Bangil mengaku terkesan dengan kapabilitas personel kepolisian yang mampu memberikan pencerahan agama.
”Kami sangat senang dan mengapresiasi adanya anggota Polri yang mampu memberikan tausiyah pencerahan, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dengan pendekatan dalil Al-Qur’an dan hadis yang mudah dipahami oleh masyarakat luas,” ungkap Gus Irham.
Rangkaian kegiatan Safari Salat Jumat ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan siang bersama antara jajaran kepolisian, pengurus masjid, dan para tokoh agama sebagai simbol kuatnya sinergitas yang terbangun di Kecamatan Bangil. (MLDN)














