Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Percepat Pemerataan Penerangan, Dishub Jombang Segera Lelang Proyek 160 Titik PJU

×

Percepat Pemerataan Penerangan, Dishub Jombang Segera Lelang Proyek 160 Titik PJU

Sebarkan artikel ini

JOMBANG || JDN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang mulai memacu akselerasi proyek pembangunan 160 titik Penerangan Jalan Umum (PJU). Saat ini, progres proyek strategis tersebut tengah memasuki fase krusial berupa penyempurnaan dokumen administrasi sebelum dilempar ke meja lelang.

​Kepala Dishub Jombang melalui Kabid Lalu Lintas, Yohan Kartika, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti hasil tinjauan dari Inspektorat terkait Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Langkah ini diambil untuk memastikan akuntabilitas anggaran sebelum tahap tender dimulai.

​“Hasil evaluasi menunjukkan masih ada beberapa dokumen yang perlu diperbaiki dan dilengkapi sebelum masuk tahap berikutnya,” ujar Yohan saat memberikan keterangan resmi terkait perkembangan proyek tersebut.

​Proyek yang menyasar wilayah Kabuh hingga Taten ini menelan anggaran sekitar Rp1,7 miliar. Mengingat nilai kontrak yang cukup besar, Yohan menegaskan bahwa pengadaan wajib melalui mekanisme tender terbuka sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

​Seluruh proses administrasi kini diintegrasikan melalui sistem SIPBANJAR untuk menjamin transparansi. Setelah perbaikan dokumen rampung, berkas akan diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) untuk diunggah ke sistem LPSE.

​Beberapa dokumen teknis yang kini tengah dimatangkan meliputi ​Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Spesifikasi Teknis, Metode Pelaksanaan dan Draft Kontrak Kerja, ​Survei harga komponen kelistrikan yang akuntabel, ​Penyesuaian upah tenaga kerja berdasarkan standar UMK terbaru.

​Dishub Jombang memasang target ambisius namun realistis. Proses lelang diproyeksikan berlangsung pada Mei hingga Juni mendatang. Jika tidak ada kendala berarti, pengerjaan fisik di lapangan akan dimulai pada Juli atau Agustus.

​“Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan,” tambah Yohan.

​Pembangunan 160 titik PJU ini bukan sekadar penambahan fasilitas umum, melainkan upaya strategis pemkab untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur-jalur rawan gelap. Meminimalisir potensi tindak kriminalitas di jalanan. Mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas di kawasan industri sekitar agar tetap produktif di malam hari.

​Program ini merupakan kelanjutan dari pembangunan jaringan penerangan tahun sebelumnya, sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah penyangga. (Yanti)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *