SUMENEP || JDN – Guna memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, Kapolres Sumenep menggelar forum dialogis bertajuk “Curhat Kamtibmas” di Desa Babalan, Kabupaten Sumenep, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah hukum setempat.
Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Sumenep, kehadiran Kapolres disambut hangat oleh perangkat desa serta tokoh masyarakat. Dialog berlangsung interaktif, memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan dinamika sosial yang terjadi di lingkungan mereka.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah isu krusial mencuat, di antaranya kekhawatiran warga terhadap meningkatnya angka kenakalan remaja, perlunya peningkatan intensitas patroli malam di area pemukiman, hingga keamanan lingkungan secara umum.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumenep menegaskan bahwa setiap masukan dari warga merupakan data penting bagi Polri untuk menentukan langkah preventif yang tepat sasaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat,” tegas Kapolres di hadapan warga Babalan.
Ia juga menambahkan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk memangkas jarak birokrasi antara kepolisian dan rakyat. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan informasi dari arus bawah.
Selain memberikan solusi konstruktif, Kapolres menginstruksikan jajaran Polsek setempat untuk segera meningkatkan frekuensi patroli di titik-titik rawan sesuai laporan warga. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindakan mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi.
“Keamanan adalah tanggung jawab kolektif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.
Warga Desa Babalan menyambut positif inisiatif ini. Kehadiran pimpinan tertinggi Polres Sumenep di tengah desa dianggap sebagai bentuk transparansi dan keseriusan Polri dalam melayani.
”Kami mengapresiasi langkah Kapolres yang mau turun langsung. Ini memudahkan kami menyampaikan aspirasi tanpa rasa sungkan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan Curhat Kamtibmas ini diproyeksikan akan terus berlanjut secara berkala di berbagai wilayah di Sumenep guna memastikan situasi tetap kondusif dan mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. (MLDN)














