SAMPANG || JDN -Respon cepat jajaran Polsek Torjun berhasil menyelamatkan nyawa seorang pemuda yang ditemukan tergeletak tak berdaya di bawah kolong jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS) Kaseran, Desa Pengongsean, Kabupaten Sampang, Selasa (03/03/2026) malam.
Evakuasi berlangsung dramatis mengingat posisi korban berada di area yang sulit dijangkau. Petugas kepolisian harus menggunakan tangga untuk menuruni kolong jembatan guna menjangkau korban yang belakangan diketahui bernama Yudi Alamsah (23), warga Desa Panyirangan.
Peristiwa ini bermula saat warga setempat mencurigai adanya sosok manusia di bawah konstruksi jembatan sekitar pukul 19.00 WIB. Khawatir akan kondisi keselamatan orang tersebut, warga segera menghubungi SPKT Polsek Torjun.
Rohman (25), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan bahwa kondisi medan yang curam membuat warga tidak berani mengambil tindakan sendiri.
”Kami melihat ada orang di bawah sana, tapi posisinya sulit dijangkau. Akhirnya kami lapor polisi karena khawatir kondisinya semakin parah,” ujar Rohman kepada awak media.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Torjun bersama sejumlah personel langsung terjun ke lokasi. Prioritas utama petugas adalah memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan.
”Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak. Anggota menggunakan tangga untuk turun dan mengecek kondisi korban. Saat ditemukan, korban masih hidup namun kondisinya sangat lemas. Kami langsung evakuasi ke puskesmas agar segera ditangani tim medis,” tegas Kapolsek Torjun dalam keterangan resminya.
Setibanya di atas, Yudi langsung dilarikan ke Puskesmas Torjun menggunakan mobil patroli untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan profesional, mulai dari pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, hingga koordinasi dengan Pamapta Polres Sampang.
Pihak keluarga korban juga telah dihubungi oleh petugas. Proses serah terima korban dilakukan secara resmi melalui berita acara setelah kondisi korban dinyatakan stabil oleh tim medis.
Terkait penyebab pasti mengapa korban bisa berada di kolong jembatan tersebut dalam kondisi lemas, pihak Kepolisian Sektor Torjun masih melakukan pendalaman lebih lanjut. (MLDN)

















