Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Perangi Stunting, Kapolres Madiun Resmikan Dua Satuan Pelayanan Gizi Sekaligus

×

Perangi Stunting, Kapolres Madiun Resmikan Dua Satuan Pelayanan Gizi Sekaligus

Sebarkan artikel ini

MADIUN || JDN -Polres Madiun mempertegas komitmennya dalam mendukung program strategis nasional terkait ketahanan pangan dan perbaikan gizi. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-2 dan ke-3 yang dipusatkan di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Jumat (13/2/2026).

​Langkah ini diambil sebagai upaya akselerasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) demi mencetak generasi emas Indonesia yang bebas dari ancaman stunting.

​Peresmian ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Wakil Bupati, serta tokoh masyarakat dan agama setempat. Dalam sambutannya, AKBP Kemas Indra Natanegara menjelaskan bahwa peluncuran ini dilakukan secara serentak dengan SPPG Polri lainnya di seluruh Indonesia.

​”Program ini adalah amanah dari Badan Gizi Nasional untuk membangun generasi emas Indonesia melalui peningkatan gizi anak sekolah,” ujar Kapolres Madiun.

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa SPPG bukan sekadar fasilitas dapur umum, melainkan infrastruktur strategis yang memiliki efek domino terhadap berbagai sektor. “SPPG bukan sekadar dapur pelayanan, tetapi infrastruktur strategis yang berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan penggerak ekonomi lokal,” tambahnya.

​Dengan tambahan dua unit baru—SPPG 2 di Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 di Desa Sogo kini Polres Madiun resmi mengoperasikan tiga titik pelayanan gizi. Kapolres mengingatkan seluruh jajaran dan mitra agar tetap patuh pada Standard Operating Procedure (SOP) demi menjamin kualitas nutrisi yang didistribusikan kepada anak sekolah.

​Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif proaktif Polri dalam menangani isu sosial kemasyarakatan di wilayahnya. Menurut Bupati, kehadiran SPPG merupakan manifestasi nyata dari sinergitas lintas sektoral.

​“Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya hari ini adalah generasi unggul Kabupaten Madiun di masa depan. Keberadaan SPPG ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja – Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” tegas Hari Wuryanto.

​Melalui peresmian ini, diharapkan mata rantai kekurangan gizi di Kabupaten Madiun dapat terputus secara permanen, sekaligus memberikan dampak positif bagi sirkulasi ekonomi masyarakat sekitar melalui penyerapan bahan pangan lokal.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *