Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukum & Kriminal

Geger, Mayat ‘Mr. X’ Berkaos ‘Toko Hidayah’ Ditemukan di Pesisir Pantai Sapeken

×

Geger, Mayat ‘Mr. X’ Berkaos ‘Toko Hidayah’ Ditemukan di Pesisir Pantai Sapeken

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMENEP || JDN -Warga Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di pesisir pantai sebelah barat Pulau Sepanjang, Kamis (29/1/2026) sore.

​Mayat yang kini berstatus sebagai Mr. X tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 15.30 WIB. Penemuan ini segera dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Sapeken guna penanganan lebih lanjut.

Example 300x600

​Kapolsek Sapeken, IPTU Wijono Aris S., S.H., mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa saat ditemukan, kondisi jenazah sudah sangat memprihatinkan dan sulit dikenali secara fisik.

​“Jenazah ditemukan di bibir pantai Dusun Tembing, Desa Sepanjang, dalam kondisi sudah mengalami kerusakan cukup parah,” ungkap IPTU Wijono Aris saat memberikan keterangan resmi.

​Meski identitas korban belum terungkap, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang melekat pada tubuh korban. Ciri-ciri menonjol terdapat pada kaos yang dikenakan, yakni bertuliskan “AL RAJUBA” di lengan kiri dan “TOKO HIDAYAH” di lengan kanan.

​Merespons laporan warga, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Sapeken, unsur Forpimka Kecamatan Sapeken, tenaga kesehatan Puskesmas Sapeken, serta perangkat desa langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pendataan saksi.

​Mengingat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut (dekomposisi) dan tidak memungkinkan untuk dievakuasi jauh, pihak berwenang mengambil langkah diskresi melalui musyawarah bersama warga dan Forpimka.

​“Berdasarkan kesepakatan bersama, jenazah dimakamkan pada pukul 19.00 WIB di Dusun Tembing, Desa Sepanjang,” tambah Kapolsek.

​Secara terpisah, Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa meskipun jenazah telah dikebumikan karena alasan kemanusiaan dan kesehatan, proses hukum tidak berhenti di situ.

​“Kami tetap melakukan pendalaman terkait penemuan mayat tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengetahui identitas korban serta penyebab kematiannya,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.

​Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, untuk tetap waspada dan proaktif. Ia meminta warga segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang berkaitan dengan ciri-ciri pakaian korban.

​“Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap informasi sekecil apa pun akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi lintas wilayah untuk melacak laporan orang hilang yang sekiranya identik dengan temuan di Pulau Sepanjang tersebut.(MLDN/SUP)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *