Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Cegah Abrasi Pesisir Tuban, Polresta Gelar ‘Green Policing’ dan Tanam Mangrove di Jenu

×

Cegah Abrasi Pesisir Tuban, Polresta Gelar ‘Green Policing’ dan Tanam Mangrove di Jenu

Sebarkan artikel ini

TUBAN || JDN –  Polresta Tuban, Polda Jawa Timur, menegaskan komitmennya terhadap kelestarian ekosistem pesisir melalui aksi Green Policing (Polisi Peduli Lingkungan). Kegiatan yang dipusatkan di Mangrove Center Tuban, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Jumat (16/10/2026) pagi ini diisi dengan penanaman pohon mangrove dan kerja bakti pembersihan pantai.

​Aksi lingkungan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Tuban, Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan. Turut hadir Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra, para Pejabat Utama (PJU), personel Polresta dan Polsek Jenu, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.

​Kapolresta Tuban, Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini telah berkembang. Tugas Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara konvensional, tetapi juga mencakup perlindungan lingkungan hayati.

​”Melalui program Green Policing ini, kami ingin membangun benteng ekologis yang kuat di sepanjang pesisir Tuban. Mangrove yang kita tanam hari ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan, baik dalam menahan abrasi, mencegah intrusi air laut, maupun memulihkan habitat biota laut yang mulai rusak,” ujar Kombes Pol Jazuli Dani di sela-sela kegiatan.

​Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat merupakan pilar utama dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir secara berkelanjutan tanpa harus selalu bergantung pada langkah penegakan hukum.

​Menurut Jazuli, aksi hijau ini merupakan bagian dari implementasi jargon “Jogo Omah” (Menjaga Rumah), yang memaknai Kabupaten Tuban sebagai rumah bersama yang wajib dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.

​”Kami mengetuk hati elemen masyarakat, generasi muda, hingga para pelaku usaha untuk proaktif merawat pantai ini. Ini adalah rumah kita bersama, implementasi dari semangat ‘Jogo Omah’. Jangan sampai kita baru bergerak saat rumah atau alam kita sudah rusak,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Kapolresta menekankan bahwa pendekatan terbaik dalam menjaga kelestarian alam adalah melalui edukasi dan tindakan pencegahan (preventif).

​”Penegakan hukum adalah langkah terakhir (ultimum remedium), namun edukasi dan aksi nyata dalam melakukan pencegahan adalah kunci utama,” tambahnya.

​Melalui program Green Policing, Polresta Tuban menargetkan terwujudnya keamanan ekologis jangka panjang. Rumpun mangrove yang ditanam diproyeksikan menjadi benteng alami untuk meredam hantaman gelombang pasang sekaligus meminimalisasi risiko bencana pesisir.

​Aksi yang berlangsung aman dan kondusif ini sekaligus mencerminkan jargon operasional Polresta Tuban, “GEMATI” (Gerak cepat, Efektif, Manfaat, Amanah, Terarah, Ikhlas), dalam menghadirkan peran Polri yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *